Banyak yang Bahas Suara Knalpot Harley Davidson Fat Bob

Gaharnya tarikan awal Harley Davidson Fat Bob yang ditandai langsung dari angka 114 pada mesin Milwaukee-Eight-nya menjadi satu suguhan khusus motor softail satu ini.

Angka 114 sendiri berarti stroke panjang (setara mm) yang dikombinasi dengan diameter piston kisaran 112 mm maka menghasilkan muntahan daya di putaran bawah dan menengah.

Namun sayang, beberapa pengguna berharap sesuatu yang lebih greget bukan di tenaga, apalagi tampilannya yang simple dan cool.

Suara knalpot-lah yang kerap dibahas. Motor yang juga masuk Indonesia ini memang dibuat lebih soft. Sementara itu, para penggunanya mengharapkan sesuatu yang lebih dan terbilang esensial.

“I need to put on either slip ons or full exhaust. Waaaay too quiet for my taste,” ujar salah satu pengguna di forum Harley Davidson, menjadi satu contoh dari komentar-komentar serupa di forum-forum HD.

SC Project Italia kemudian membuatnya pula khusus untuk motor ini, sebab tahu bahwa SC sendiri terkenal dengan tradisi blarrr.

Mereka membuat slip-on yang plug and play dengan material dasar stainless steel Aisi 304 baik di bodi muffler maupun slip on.

Aisi 304 adalah standar material spesial. Sebab, stainless steel yang ada, rata-rata, masih mengandalkan Aisi 204.

Stainless steel Aisi 304 mengandung sekitar 20 persen logam kromium dan sekitar 10 persen nikel sehingga lebih tahan korosi.

Dia dikategorikan stainless steel austenitik yang tidak mudah berubah bentuk karena panas. Apalagi dengan HD yang kerap gas-pol, material ini cocok terpasang di sana.

Rp 15.500.000

– Knalpot slip on
– Bahan stainless black matt
– Double silencers
– Link pipe stainless steel
– Ada DB killer

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

Dramatis… Kawasaki ZX636 Header Titanium

Kawasaki ZX636 atau ZX6R disebut-sebut sebagai moge sport yang menyenangkan dari segala segi. Selain karena Kawasaki cenderung ramah kantong dibanding model di jajarannya, rasa sport dan sederet fitur juga dibenamkan.

Motor yang punya ciri rongga besar di depan ini memakai sasis aluminium yang membuatnya nurut saat dikendalikan.

Memakai mesin 4 silinder inline, DOHC, si hijau juga dipasangi kontrol traksi KTRC dan Kawasaki Quick Shifter sehingga tidak perlu tekan handel kopling saat ganti gigi.

Dengan suguhan itu, satu “show” lain yang bisa dinikmati adalah suara dengan knalpot semisal SC Project dan header material titanium.

Bagi yang belum kenal material titanium, part yang dipasangkan sebagai pipa-pipa penyambung empat silinder ke satu pipa menuju silincer tersebut tentu sangat enteng tetapi juga kokoh.

Material unik ini karenanya tidak gampang dibengkokkan dalam proses pembentukan. Makanya, pengerjaannya diserahkan ke tangan seniman spesial.

Salah satu header titanium ini plug and play dengan lubang-lubang keluaran Kawasaki ZX636. Beruntung, perajin lokal di bawah brand R9 membuatkan khusus.

Bukan cuma ringan, pastinya header titanium–sebagai part–yang mudah terlihat ketika dipasangkan adalah proses kimia. Header akan menjadi biru manakala mesin moge sudah panas. Dramatis!

Header ini sendiri dijual di DuniaMotor.com dengan set yang sudah didesain mengikuti lekuk kolong Kawasaki ZX636 plus lubang sensor O2.

R9 RACING GENERATION
TITANIUM HEADER
KAWASAKI ZX6R/ZX636

Rp 12.500.000

 

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

Cara Telepon Musik Interkom Langsung di Helm Sepeda, Sambil Terus Gowes

Helm yang jadi satu untuk menenelpon, mendengarkan audio/musik, bahkan untuk interkom supaya bicara bareng sampai 4 orang atau lebih–bisa dilakukan dengan helm Sena R1.

Helm road bike ini sudah memiliki konektor Bluetooth kelas 4.0 yang juga dipasangi mic dan speaker sehingga telinga lebih leluasa.

Namun bagaimana cara menggunakannya? Bagaimana cara menelepon, jawab telepon, dengarkan audio/musik bahkan mendengarnya sama-sama dengan pemakai Sena R1 lain?

Bagaimana juga cara menghubungkan helm satu dengan yang lain, cukup aplikasikan tombol-tombolnya.

 Obrolan langsung dengan interkom memudahkan goweser komunikasi satu sama lain tanpa harus berteriak-teriak. Dengannya, penentuan rute apalagi yang sifatnya dadakan karena gowes bebas arah, bisa disampaikan.

Mendengarkan audio atau bahkan mendengarkannya sama-sama bisa membuat acara gowes lebih berisi. Misalnya sama-sama mendengarkan podcast, dan lainnya.

 

Telepon-telepon penting bisa tetap dijawab saat dijalan, atau juga bisa reject. Pada momen ini, telepon bisnis tentu menjadi penting untuk dijawab, mengingat sifatnya yang saat itu juga.

Dengan cara di atas, telepon bisa disambungkan ke pengguna Sena R1 lain. Baik itu untuk kebutuhan bisnis atau lainnya.

 

HARGA
Rp 2.995.000

TOKOPEDIA

 

SPESIFIKASI
– Talktime 12 jam
– Berat 380 gr
– Jarak Intercom 900 m
– Koneksi 4 goweser
– FM radio
– Noise cancelation
– Bahan in mold polycarbonate shell
– Strap dari nylon
– Charging time 2,5 jam

 

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (2255 36)
0818 HALO DM (4256 36)

Uniknya Windscreen Buat Honda CBR1000RR Model Dua Gelembung

Honda CBR1000RR 2017-2019 adalah salah satu moge sport kencang yang turun di berbagai ajang.

Karenanya, beberapa part pendukung pun disiapkan termasuk bagian yang paling sering “dihajar” angin, yakni windscreen.

Disuguhkan sebagai produk aftermarket, brand bernama Zero Gravity membuat model windscreen atau kaca tameng depan dengan bentuk yang dirancang aerodinamis.

Salah satunya punya bentuk gelembung ganda. Oleh karenanya, dia dinamai “Double Bubble”.

“Double Bubble” tidak lain merupakan susunan gelembung bertumpuk yang kalau-kalau ditarik ke desain pesawat, mengingatkan pada kaca jet tempur.

Rupanya, itu bukan sekadar mirip-mirip. Sebab, Zero Gravity memang merancangnya dengan teknik pembuatan kaca jet tempur atau juga disebut kanopi jet tempur.

Kenapa didesain ala gelembung tumpuk kanopi jet tempur? Secara kasatmata, terpaan angin akan mengalir di area gembungannya.

Di sisi lain, tumpukan itu membuat postur sedikit tinggi sehingga rider bisa “ngumpet” di balik windscreen tersebut.

Materi yang dimanfaatkan sendiri berupa akrilik yang diklaim meredam vibarsi sehingga turut mencegah keretakan. Akrilik ini juga lebih awet terhadap baret.

Klaim ini tidak heran membuat sejumlah pengguna motor termasuk Honda CBR1000RR 2017-2019 memakai part tersebut.

Windscreen Zero Gravity “Double Bubble”
Honda CBR1000RR 2017-2019

HARGA
Rp 1.600.000

TOKOPEDIA

SPESIFIKASI
Lekukan aerodinamis ganda diproses layaknya kanopi jet tempur
Punya benefit buat posisi riding sport
Material akrilik meredam vibarsi
Mencegah keretakan
Lebih awet terhadap baret
Sudah dilubangi, tinggal pasang
Warna smoke

GOWESVLOG – Bikin Video Cerita Sambil Gowes, Suara dan Obrolan Terekam Jernih

Vlog sekarang jadi medium bagi siapa pun yang ingin cerita dengan mengandalkan video. Bagi goweser, ini dimungkinkan dengan sejumlah gear.

Dukungan yang diperlukan adalah bagaimana caranya kita bisa ngobrol tanpa repot dengan mic atau bahkan bersuara kencang hingga teriak.

Satu lagi adalah bagaimana caranya supaya suara dengan power yang normal-normal saja tetapi bisa terekam jernih ke video secara langsung.

Untuk suara, helm sepeda Sena R1 pada prinsipnya menyatukan helm sepeda dengan fungsi mic + speaker sebagai perangkat interkom.

Helm sepeda ini memang dikenal sudah menanamkan mic dan speaker di sisi atasnya, lantas bisa dihubungkan via Bluetooth baik ke smartphone maupun dengan helm Sena R1 (dan Sena lainnya) untuk obrolan nirkabel non pulsa.

Lantas kamera yang dibutuhkan adalah Prism karena bisa dikoneksikan dengan Bluetooth ke helm sepeda Sena R1 tadi.

Jadi, bukan hanya gowesvlog sendirian dan bisa merekam video, tetapi obrolan dengan teman-teman pemakai helm Sena R1 pun masuk di sana. Bisa dibayangkan serunya, ngobrol sama istri atau anak-anak atau teman-teman sambil buat gowesvlog.

 

TOKOPEDIA:
Helm Sepeda Sena R1
Kamera PRISM

 

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

Helm KYT yang Super-Enteng, Siap Pakai Intercom Sena

Untuk helm di harga menengah, KYT yang makin terkenal usai dipakai pebalap-pebalap dunia rupanya menyimpan satu model full face yang bobotnya sangat enteng.

Namanya KYT NX-Race Carbon Race-D. Pakai serat karbon? Jelas. Itu adalah kuncinya kenapa helm ini jadi enteng.

Namun secara material, KYT bukan cuma meracik dengan material serat karbon. Mereka menggunakan apa yang disebut Triaxial (carbon, kevlar, dan fiberglass).

Ditambah ikat dagu model DD-ring atau dua cincin yang memungkinkan keketatan ikatan bisa sangat diatur, helm ini karenanya jadi memadai untuk penyuka speed.

KYT yang berdesain FLUO YELLOW tersebut memampangkan aksen carbon jika diamati langsung. Jadi memang bukan cuma rasa enteng saat dipakai, tetapi juga tampilan yang no bo’ong-bo’ong.

Lantas dia siap dipasangi interkom helm Sena? Ini juga menarik. Sebab, KYT sudah membuat lubang yang bisa disumpal-lepas untuk menempatkan speaker, bahkan hingga ruang untuk kabel-nya.

Buat mereka yang sudah mengandalkan interkom Sena, jelas helm ini juara banget. Tanpa pula mengabaikan kenyamanan dengan dukungan busa-busa tebal yang pastinya mudah lepas-pasang dengan sistem kancing dan tarik.

Busanya sendiri sudah didesain dengan ruang tarik jari untuk keperluan emergency. Saat helm terpakai dan mesti dilepas dalam keadaan emergency, jari bisa diselipkan di selipan tersebut untuk memudahkan menarik busa.

Visor-nya anti gores dan sudah tersedia tonjolan-tonjolan untuk memasangkan lapisan anti-embun Pinlock.

Dengan ventilasi buka tutup atas bawa di mulut, lalu bidang geser di atas kanan-kiri, KYT NX-Race Carbon Race-D ini cocok dengan bentuk kepala rider Asia yang cenderung bulat.

KYT NX-RACE CARBON RACE-D
YELLOW FLUO

Rp 3.850.000

– Size XL only
– Bahan Triaxial (carbon, kevlar dan fiberglass)
– Visor anti gores
– Busa bisa dilepas dan dicuci
– DD ring
– Berat 1300 + 50gr

 

Klik: TOKOPEDIA

 

Kontak 
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

Modif CBR250RR Macam-Macam Pakai Akra Ori, Harganya Bikin “Loh Kok”

Honda CBR250RR makin terlihat tajam dan sporty di generasinya yang terkini. Makanya tidak jarang motor ini makin dipilih sebagai andalan. Apalagi dia punya riding mode.

Riding mode terpasang sebagai standar pabrik untuk membedakan rasa menggunakannya di kebutuhan khusus, termasuk mode Racing.

Namun tidak cukup dengan itu, modifikasi pol-polan pun disematkan pada Honda CBR250RR satu ini. Dengan kilometer masih di kisaran 1.500-an, motor keluaran 2018 ini auto-ganteng karena memakai sejumlah part luaran.

Knalpot-nya sudah diganti Akrapovic orisinal. Lalu master rem & kopling Accossato, brand yang jadi andalan karena keempukannya saat digunakan. Lalu handgrip dari Harris.

Tampilannya juga serba tajam karena sudah pakai spion Rizoma, sementara produk-produk R&G dipakai berupa windshield dan engine cover.

Aksen karbon didukung produk Kabon. Set-nya bisa dilihat di sepatbor depan-belakang, side frame cover, swing arm cover, dan tank cover.

Part custom juga dimainkan. Di antaranya untuk radiator cover, dan single seat. Lalu untuk menunjang postur pajang yang ganteng, ada spul paddock Evotech supaya CBR250RR ini bisa diungkil dan dipajang tegak.

Lantas spul dan engine guard Agna Inspired ditambahkan supaya semua part ditambah cat tricolore (asli, bukan stiker) diusahakan terjaga.

Berapa biaya total modifikasi dan harga motornya? Ternyata ya seharga motor second-nya aja.

Rp 59.000.000

PART-PART EKSTRA GANTENG:

Knalpot Akrapovic
Master rem & kopling Accossato
Spion Rizoma
Windshield R&G
Engine cover R&G
Radiator cover custom
Spul dan engine guard Agna Inspired
Dudukan paddock WR3
Spul paddock Evotech
Handgrip Harris
Sepatbor depan-belakang Kabon
Side frame cover Kabon
Swing arm cover Kabon
Tank cover Kabon
Single seat custom
Warna custom bukan stiker

Part standar masih ada:
tail, sepatbor depan, knalpot

 

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

Tips Pasang Box Motor, XMAX, NMAX, ADV, PCX, Forza, MT25, sampai BMW dan Africa Twin

Box motor sering kali dibutuhkan bukan cuma untuk mengesankan motor bergaya touring, tetapi juga kebutuhan bagasi tambahan harian. Apalagi buat rider-rider yang doyan jalan jauh dan mau serba ringkas.

Ringkas di sini karena box motor itu secara bersamaan juga berfungsi sebagai koper, dan di sebagian produk mudah lepas-pasang menjadi koper yang bisa ditenteng.

Namun sebelumnya ada yang perlu diperhatikan saat membeli dan memasang box motor, baik itu di XMAX, NMAX, ADV, PCX, Forza, MT25, sampai BMW dan Africa Twin. Yang pertama adalah pilihan posisi box.

Box motor yang banyak beredar saat ini diposisikan di belakang. Ada yang dipasang di belakang atas atau top. Lalu ada box yang dipasang di samping kanan-kiri. Satu set box juga bisa dipasangkan, seperti yang sekarang tren di Honda ADV.

Pada box itu sendiri terdapat yang namanya aksesori. Misalnya saja box keluaran SHAD Barcelona yang beredar di Indonesia. Beberapa box bisa gonta-ganti atas selain juga sudah punya aksen semacam karbon.

Sandaran punggung bahkan dibuat menyatu dengan box atas atau top. Dengan begitu, keberadaan box menjadi efektif dan efisien. Sandaran ini pun dijual terpisah.

Bracket lalu juga menjadi adalah Satu hal penting lain dari pemasangan box. Sebab di sinilah kita tahu apakah box bisa dipasang di jenis motor.

Sebab, XMAX punya bracket sendiri. NMAX juga demikian. Tak ayal pula motor-motor lain. Masing-masing sudah didesain khusus dengan segala perhitungannya.

Penyesuaian terhadap jenis juga memperhitungkan besar ukuran box. Produk seperti SHAD sebagai contoh punya kode-kode angka yang sesuai dengan kapasitas-nya. Misalnya SH40 yang artinya bervolume 40 liter–ini cukup untuk bawa dua helm.

Volume box pun terkait dengan kekokohannya ketika dipasang. Makanya SHAD sendiri memiliki teknologi point system. Di tiap titik-titik vital pada pemasangan box terpadat semacam penahan agar box terpasang rigid.

 

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

TOKOPEDIA

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

 

 

Takut Radiator Motor Bocor… Pasang Pelindung Bro…

Radiator bocor di sepeda motor jadi isu yang sering dibahas di beberapa forum. Bocornya sendiri terjadi lantaran perjalanan yang cukup sering, apalagi buat motor-motor yang masuk kategori hobi, tetapi juga dipakai harian.

Kalau masuk kategori hobi aja, motor ini bisa jalan jauh sekalinya ngegas keluar kota. Apalagi hari-hari belakangan ini banyak banget orang yang sunmori plus touring antar-kota sampai nyebrang pulau.

Kenapa radiator bisa bocor karena perjalanan jauh? Ini sudah pasti karena pentalan batu-batu kecil selama di perjalanan.

Sekali dua kali kena pentalan, mungkin logam yang jadi struktur radiator masih tahan. Tapi kalau terlalu sering, lama-lama bisa bikin lubang.

Apa efeknya lubang yang bikik radiator bocor? Sudah pasti, jalur pendinginan tempat cairan berputar di dalamnya jadi rusak. Cairan radiator merembes keluar, dan akibatnya jumlah cairan pendingin tidak lagi sesuai takaran.

Kalau sudah tidak sesuai takaran, otomatis panas mesin yang sudah diperhitungkan tidak lagi tertanggulangi. Alhasil, motor overheat!

Overheat di tengah jalan? Ck!    Ini petaka banget.

Padahal simpel. Radiator itu cukup diberikan pelindung. Beberapa merek pelindung atau radiator guard sudah tersedia di pasaran, dari merek R&G sampai CNC Racing.

 

Radiator guard ini tersedia untuk Honda CBR250RR, Yamaha MT25, Kawasaki 650 atau Kawasaki er6 atau Yamaha R6, sampai BMW S1000 RR dan Ducati yang pastinya semua ini lari melulu dan bakal sering beradu dengan pentalan kerikil alias stonechip.

Radiator guard yang dibanderol mulai dari Rp 300.000 ini sudah didesain sesuai bentuk radiator motor sehingga tinggal dibaut.

HARGA-HARGA RADIATOR GUARD
(KLIK DI BAWAH SESUAI TIPE MOTOR)

HONDA CBR 250 RR
YAMAHA MT-25
KAWASAKI NINJA 250 FI

YAMAHA R6
BMW S1000 RR
YAMAHA MT-10
KAWASAKI ER6
KAWASAKI Z650
KAWASAKI Z900
DUCATI PANIGALE
MV AGUSTA F3
DUCATI MONSTER
DUCATI STREETFIGHTER
HONDA CBR 1000 RR

 

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

 

Kepincut Motovlog, Kamera Ini Bisa Rekam Obrolan di Interkom Helm

Pengalaman perjalanan tiap orang belum tentu sama, apalagi momen-momennya. Makanya tayangan video motovlog di YouTube ataupun Instagram banyak yang nonton.

Motovlog memang bisa jadi rekaman yang menginspirasi banyak orang. Menyaksikan aktivias keluar rumah bisa dibilang akan memberikan energi buat yang menontonnya.

Apalagi, kalau selain ada gambar, ada juga suara penjelasan selama perjalanan, termasuk obrolan-obrolan yang bikin video itu makin humanis dan menyenangkan waktu ditonton.

Seiring sama tren itu, obrolan selama di perjalanan sekarang ini sudah didukung sama alat interkom yang terpasang di helm motor.

Rider-rider bisa ngobrol dengan interkom, termasuk produk bernama Sena. Brand ini sendiri sudah punya juga interkom yang jadi satu dengan kamera, seperti Sena 10C, Sena 10C Pro, Sena 10C Evo, hingga helm yang jadi satu dengan interkom + kamera, yakni Momentum Pro.

Namun bagi yang sudah pakai interkom saja, ada kamera yang bisa dihubungkan ke interkom tersebut dan bisa merekam obrolan sehingga merekam sekaligus momen-momen dan suara di perjalanan.

Suara obrolan yang terekam layaknya suara dari interkom helm. Jadi ini bukan suara yang ditangkap dari luar dan tidak jelas.

Kamera yang bisa dihubungkan ke interkom dan bisa sekaligus merekam suara obrolan dalam video itu sendiri adalah Sena Prism.

Dengan bobot 77 gram saja, Sena Prism bisa dipasang handel atau tangki motor menghadap wajah rider. Tentu juga kamera ini dapat dipasang di helm, dan diposisikan di kanan.

Sebab, kebanyakan interkom dipasang di kiri helm. Jadi Sena Prism dan interkom tidak berebut posisi.

Soal kualitas gambar, Prism bisa disetel 1080p:30 fps dan bisa dikoneksikan ke modul-modul Sena. Kamu bisa rekam suara sendiri, lawakan group intercom.

Kita juga tahu Prism sedang berfungsi apa–soalnya info perpindahan fiturnya juga kedengaran di intercom yang terhubung.

Senyap dari suara terpaan angin karena punya fitur wind noise reduction, Sena Prism memakai baterai lithium ion lepas pasang yang dicharge maksimal 3,5 jam.

Beroperasi dengan MicroSD (class 10 atau lebih) max 32GB (tidak termasuk di dus Sena Prism), satu paket dus berisi modul, kabel USB, casing transparan, serta braket beberapa macam untuk tempel di helm, stang, tanki atau tempat yang datar–fleksibel banget.

SENA PRISM

Rp 4.000.000

BLIBLI

 

DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

TELEPON
021 2246 6076
0818 CALL DM (2255 36)
0818 HALO DM (4256 36)

VIDEO