Cerita Unik GoJek Pakai Interkom-Kamera SENA 10C Pro di Helmnya

Ini baru driver ojek online yang canggih. Dia pakai interkom sekaligus bisa rekam video SENA 10C Pro. Malahan, dia ke DuniaMotor buat beli 2 unit sekaligus!

Namanya Bro Andi @AndiFirmansyah1991, dan datang jauh-jauh dari Jakarta Barat ke Jakarta Garden City di Cakung, Jakarta Timur. Kenapa beli dua interkom SENA 10C Pro sekaligus? Ini dia cerita menariknya, dan enggak disangka-sangka.

 

Dua SENA 10 CPro ini diniatkan buat dipasang di dua helm kerjanya. Satu akan dipasang di helmnya, sementara satu lagi akan dipasang di helm hijau GoJek khusus untuk penumpang.

“Sebenarnya ini buat nge-gojek sih. Pertama kan kalau lagi bawa (atau jemput) penumpang kan suka bingung tanya arah. Jadinya kalau (lagi boncengan), mesti noleh ke belakang dulu supaya kedengaran,” kata dia.

Fungsional banget sih memang. Apalagi hari gini buaaaanyaaak banget orang memanfaatkan jasa ojek online alias ojol buat ke mana-mana. SENA-Gojek ini ibarat hubungan yang mutualisme.

“Berharapnya sih kalau pakai SENA ini, orang ketika ditanya soal alamatnya, arahnya, dia enggak usah bingung-bingung,” kata dia.

Perusahaan GoJek sendiri, kata Bro Andi, tidak tahu kalau dia bela-belain membeli dan memasang dua interkom berkemera yang harga totalnya Rp 10 jutaan ini di helm operasionalnya.

Interkom-nya sendiri memang fungsional. Tapi fungsi kameranya ternyata juga tidak kalah fungsional.

“Kamera videonya buat rekam touring. Saya juga suka posting-posting di Instagram, Facebook. Cuma baru mau belajar kalau di YouTube. Nanti belajarnya sama Bro Ron (DMTV, DuniaMotor.com),” kata dia.

Bukan cuma banyak video, soalnya kamera SENA 10C Pro ini akan dipakai untuk merekam berbagai pelanggaran lalu lintas.

“Bakal penuh video, bakal penuh bully-an. Hehehe. Kalau pakai SENA, niatnya ingin liput orang-orang yang melakukan pelanggaran lalu lintas. Ini bisa jadi bahan ajakan tertib berlalu lintas,” ujar bapak dua anak tersebut.

Keluar uang sebesar itu buat ojek online bukan hal yang mudah. Tapi kalau dianggap tidak mampu pun kata dia juga salah kaprah.

“Ya nabung 3 bulan lebih. Duit sebenarnya ada. Yang susah jadi driver online itu me-manage keuangan. Sehari saja bisa dapat Rp 300.000-Rp 500.000. Sebulan bisa Rp 10.000.000-Rp 12.000.000. Kalau kita tidak bisa atur keuangan ya sudah wasalam,” kata dia.

Boleh juga perhitungannya. Lagi pula kamera ini bakal dipakai juga untuk kegiatan lain. Soalnya, Bro Andi juga ikut klub motor, yang fokusnya klub doyan touring.

“Next-nya insyaAllah mau ke Bali. Jakarta-Bali (tersenyum bangga) Doain aja. Nanti istri ikut. Dia naik dari Lumajang karena rumahnya di sana. Selanjutnya, istri ikut saya (riding) Lumajang-Bali,” ujarnya.

Jempoool, Brother. Happy riding!!!

 

CEK HARGA SENA
DI SINI