Waduh Jangan Bingung, Ini Cara Pilih Interkom Helm SENA yang Memang Banyak Pilihan

Selain karena bentuk dan sederet keunikan teknologinya, interkom helm SENA yang merupakan brand alat komunikasi tanpa pulsa ini punya banyak pilihan. Tak ayal, bingung mau pilih yang mana.

Bro Ron dari DuniaMotor.com sebagai distributor produk tersebut membahas opsi Sena dari yang paling rendah harga atau low price sampai premium, bahkan ada yang disertai action camera.

“Cara memilih interkom yang tepat adalah yang sesuai kebutuhan kamu. Ada pula yang menyandarkan pada selera sehingga pada akhirnya ada rider yang ingin biasa-biasa saja, ada yang ingin komplet,” ujarnya.

Ia membahas satu per satu supaya rider punya gambaran mau memilih yang mana. Yang pertama adalah PARANI M10 yang dibanderol Rp 899.000.

“Parani bisa dibilang Sena tetapi juga bukan Sena. Kenapa? Namanya adalah Parani, tetapi dibuat oleh Sena. Sena menyasar pasar low. Unit ini bisa terhubung 4 rider total, dan bisa full duplex alias bisa bicara bergantian dan berlaku secara bersamaan. Jadi bisa riding seru-seruan,” ujarnya mengenai produk yang terbilang simpel dan belum sekompleks Sena dengan dukungan fungsi fitur bersamaan audiomultitasking.

Di atas Parani, yakni Parani M10, ada SENA 3S (Rp 1.200.000). Model ini simpel dan tersembunyi dengan daya pakai baterai 8 jam, dan bisa terkoneksi 2 rider. Jarak hanya 200 meter, tetapi ada opsi tambahan +Mesh. Ini cukup menjadikannya berbeda secara kemampuan dibanding dengan Parani.

Sena 3S punya tiga tipe dengan perbedaan mikrofon, yakni 3S-B dengan mikrofon batang, 3S-W dengan mikrofon kabel untuk helm full face, dan 3S-WB dengan mikrofon batang-kabel yang cocok untuk helm modular.

Di atas Sena 3S ada SMH5 yang tanpa radio FM dengan harga Rp 1.700.000 dan Sena SMH5-FM (Rp 2.000.000). SMH5 punya Interkom Bluetooth 3.0 dengan daya baterai 7-8 jam, dan total pemakai dua rider untuk fungsi ngobrol secara bersamaan, atau two-way intercom. Akan tetapi, ia bisa koneksi dengan tiga interkom lainnya.

Di atasnya ada SF2 (Rp 2.400.000) Model satu ini minimalis dengan Bluetooth 4.1. Bentuknya tipis sehingga memenuhi selera penyuka unit interkom simpel yang pipih. Unit ini dibuatkan aplikasi khusus oleh Sena dengan berbagai kebutuhan operasional fungsi yang bisa diterapkan melalui smartphone. Versi lebih canggihnya adalah SF4 karena bisa komunikasi grup.

Bicara harga SF2, Sena juga baru saja punya pilihan lain dengan audio HD. Sena 5S sendiri merupakan model baru dari Sena sekaligus model penerus dari SMH5. Secara bentuk, ia menjadi pembeda dibanding SF2.

Sena 5S sendiri buat penyuka bentuk besar dengan layar LCD. Two-way intercom dengan Bluetooth terbaru 5.0. Ia mirip dengan Sena 50S secara audio karena memiliki speaker HD dan equilizer dengan pilihan Treble Boost, Mid Boost, dan Bass Boost.

Lanjut berikutnya, ada 20S Evo (Rp 3.900.000). Bisa terhubung hingga 8 rider melalui Bluetooth intercom yang aktivasinya bisa dilakukan melalui aplikasi ponsel Sena Utility. Jadi setelah pairing satu sama lain, maka kita bisa mengumpulkan delapan rider mana saja yang tergabung melalui aplikasi tersebut.

“Bisa dipakai 10 jam. Di kalangan bikers Indonesia, banyak dari mereka yang memakai model ini,” tambahnya.

Di level Sena dengan kemampuan bukan hanya Bluetooth Intercom, tetapi juga Mesh, ada 30K, 50S, dan 50R.

Sena 30K (Rp 4.400.000) dilengkapi Mesh yang merupakan jalur komunikasi yang jika terputus, maka kita cukup berada dalam jarak jangkuan untuk tersambung lagi secara otomatis.

Cara terhubung sesama Mesh juga mudah karena tidak perlu sistem pairing tetapi cukup menekan tombol dan satu sama lain akan terhubung dalam jumlah banyak. Unit juga memiliki radio FM, daya pakai lebih lama.

Lalu 50S (Rp 4.900.000) keluar di tahun 2020 dan paling premium. Memiliki Mesh, Advanced Noise Control, Audio Multitasking yang memungkian semua fungsi suara didengarkan bersamaan secara bergantian, dari musik, interkom, GPS. Warnanya beda, dengan speaker HD.

“Equilizer juga tersedia dan bisa diatur melalui aplikasi. Unit ini menjadi yang terlaris di tengah uniknya pasar Indonesia sebagai penyuka produk baru premium,” tambah Bro Ron.

Bicara Mesh, Sena sendiri menyediakan pula alat tambahan +Mesh. Seperti sudah disinggung pada Sena 3S sebagai Sena termurah, Mesh sendiri hanya dimiliki 30K dan 50S atau 50R. Nah, Sena +Mesh sebagai alat tambahan diperuntukkan bagi pengguna Sena yang belum memiliki Mesh. Misalnya 3S yang dihubungkan ke +Mesh (melalui Bluetooth) sehingga unit tersebut memiliki kemampuan Mesh. Dengan demikian, jangkauan 3S pun menjadi lebih jauh dan luas.

Dua pilihan lainnya adalah Sena yang menggabungkan interkom dengan action camera. Ada 10C Pro (Rp 4.900.000). Interkom Bluetooth bisa dihubungkan hingga 4 rider. Soal kamera, maksimum resolusi 2K dengan kemampuan memakai kartu memori hingga 64GB.

Berbagai pilihan resolusi rekam video tersedia, termasuk 1080p dengan 60 fps sehingga pengeditan lebih ringan yang cocok untuk kebutuhan socmed, baik Instagram maupun YouTube. Unit disertai Smart Audio Mix yang memungkinkan musik/audio yang diputar ikut terekam ke video.

Di paling atasnya adalah 10C Evo (Rp 5.900.000). Kemampuan merekam 4K hingga 128GB. Berbagai pilihan tersedia termasuk 1080p dengan 60 fps sehingga pengeditan lebih ringan yang cocok untuk kebutuhan socmed baik Instagram maupun YouTube. Seperti juga 10C Pro, unit disertai Smart Audio Mix yang memungkinkan musik/audio yang diputar ikut terekam ke video.

“Semua produk Sena kami garansi 2 tahun ganti baru, sedangkan Parani 1 tahun ganti baru. Jika ada error di firmware, tidak mau charging, maka kita cek permasalahan, dan klaim penggantian baru jika diperlukan. Kami tidak memiliki service center, dan yang ada adalah claim center penggantian unit baru,” tambah Bro Ron.

Jadi, sudah punya pilihan Sena yang cocok kan?

DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

VIDEO:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *