7 Tanya-Jawab tentang Interkom Helm SENA 5S

Interkom helm Sena 5S merupakan salah satu tipe Sena dengan kemampuan suara HD dan diperuntukkan bagi kebutuhan simpel two-way intercom dengan memori total 4 rider berbicara individu per individu. Karena banyak yang penasaran, kami pun coba buka pertanyaan yang lalu dijawab di sini.

APAKAH SENA 5S BISA PAKAI CLAMP KIT SMH5?
Bisa! Hanya yang perlu diperhatikan adalah keduanya berbeda speaker. Sena 5S menggunakan speaker HD sehingga jika menggunakan clamp kit SMH5 tentu akan menurunkan kualitas suaranya. Tapi secara fungsi, oke-oke saja.

BATERAINYA TAHAN BERAPA LAMA?
Secara spesifikasi Sena menyebutnya tahan sampai 7 jam untuk talk time. Sementara untuk charging lebih kurang 1,5 jam karena dia sudah fast charging. Kabel charging sudah disedikan di boks, dan dia kompatibel dengan kepala charger 5V.

BERAPA HARGANYA?
Sena 5S dijual dalam dua tipe paket. Ada single dan dual. Dual artinya dalam satu dus terdiri dari dua Sena 5S, dan ini memang disediakan buat pasangan. Harga untuk paket SINGLE Rp 2.400.000 sedangkan DUAL Rp 4.500.000.

APAKAH INI PENERUS 3S ATAU 10S?
Sena 5S sebenarnya penerus SMH5 ataupun SMH5-FM. Secara konsep bentuk dan fitur dia berbeda dengan 3S yang cenderung simpel dengan dua tombol dan pilihan mic berbeda-beda, begitu pula dengan 10S yang memiliki fungsi group intercom.

BISA TERKONEKSI SAMPAI BERAPA RIDER?
Sena 5S dibuat untuk kebutuhan simpel dalam hal koneksi interkom tetapi punya suara HD–cocok buat penyuka audio. Dia digunakan untuk bicara dua orang, misalnya antara rider dan pembonceng. Namun secara bersamaan, Sena 5S bisa menampung memori hingga total 4 orang termasuk si pengguna. Jadi, kalau kita klik menurut urutan, kita bisa pindah koneksi dengan rider lain yang sudah pairing dengan kita.

APAKAH BISA TERKONEKSI INTERKOM LAIN?
Kalau sesama Sena, bisa terkoneksi. Untuk interkom merek lain, Sena sudah menyediakan koneksi terbuka “Universal Intercom”. Jadi pengguna merek lain bisa coba pairing melalui fitur yang tersedia di bagian “Configuration Menu” di Sena 5S ini.

BERAPA JARAK KONEKSI-NYA?
Secara spesifikasi kondisi area terbuka, Sena menyebut jarak sinyal 700 meter.

Harga Ninja ZX-25R Second Melejit, Kawasaki Beri Tanggapan…

Di mana-mana banyak orang makin mencari Ninja fenomenal satu ini: Kawasaki ZX25R. Bukan hanya karena konfigurasi empat silinder sebagai sebuah kehebohan baru di kelas motor 250 cc.

Suaranya! Itulah salah satu yang selalu saja membuat orang-orang mudah menengok kala ZX25R puntir gas di jalan.

Total empat warna dipasarkan Kawasaki Motor Indonesia, dan kelir yang hijau menjadi identitas penanda ikonik baik dari Kawasaki maupun warna yang menonjol sebagai sebuah prestasi karena mereka langganan juara di World Superbike.

CEK NINJA ZX25R HARGA STANDAR DI SINI

Sayangnya, karena memicu demand, harganya kini melejit di mana-mana. Akhirnya mereka yang berniat meminangnya harus jeli untuk mencari yang harga standar.

Kawasaki Motor Indonesia sendiri melihat tingginya harga jual ZX25R bahkan untuk model second-nya itu sebagai apresiasi.

“Kalau harga ZX second pada tinggi-tinggi berarti bagus,” kata Sucipto Wijono, Line Head Sales and Production Department Marketing and Sales Division Kawasaki Motor Indonesia (KMI)

Coba saja tengok selisih harga yang beredar di pasaran, khususnya pasar motor online, baik yang baru, bahkan second.

Dari harga asli di kisaran Rp 114 juta-116 juta, banderol yang kemudian ditawarkan bisa Rp 125 juta, Rp 135 juta, bahkan Rp 140 juta.

“Unit kita untuk beredar agak limited,” tambah pria berkacamata yang akrab disapa Cipto ini seraya menjelaskan salah satu alasan di balik tingginya demand.

Namun di beberapa gerai, ZX25R ditawarkan dengan harga standar. DuniaMotor sebagai contoh. Harga ZX25R kondisi gres dibanderol tetap Rp 114 juta dan sudah ready. Syaratnya, konsumen mesti membeli juga sepaket alat komunikasi antar-helm, SENA.

SENA 50S & 50R RESMI MASUK INDONESIA, SUARA HD, MESH, PERINTAH SUARA, SARAT FITUR

SENA sendiri merupakan alat komunikasi bermotor yang sedang hype belakangan, terutama untuk tipe terbaru 50S ataupun 50R yang unggul karena bersuara jernih dan lebih nge-bass lagi, bisa perintah suara, dan sudah dilengkapi Mesh (koneksi rider sebanyak mungkin).

Memiliki ZX25R dan SENA sekaligus tentu menjadi sesuatu yang spesial…

Tilang Polisi Kini Tidak Langsung, Polda Metro Resmikan ETLE Mobile dengan SENA

Polda Metro Jaya secara resmi meluncurkan pengembangan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) versi bergerak atau diistilahkan ETLE Mobile, Sabtu (20/3/2021) di Polda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan.

Pengembangan yang merupakan bagian dukungan terhadap program kerja 100 hari Kapolri baru ini makin memperkuat langkah tilang yang tidak lagi dilakukan secara langsung. Jika sebelumnya ETLE menggunakan kamera-kamera statis di ruas jalan tertentu, ETLE Mobile menggunakan kamera yang digunakan petugas di lapangan.

“ETLE mobile digunakan di titik-titik yang rawan tetapi tidak ada ETLE statis. Semisal, sering terjadi kebut-kebutan di kawasan Kemayoran. Maka ETLE mobile ini akan langsung merapat ke titik sasaran merekam pelanggaran lalu lintas yang akan terjadi di sana,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Muhammad Fadil Imran.

Tentunya, seperti disampaikan Kapolda, penegakan hukum melalui ETLE mobile ini akan berjalan seperti ETLE statis.

“Ini merupakan terobosan kreatif sehingga pelanggaran-pelanggaran lalu lintas bisa kita cover di area yang tidak ada ETLE statis. Ini tidak lain dan tidak bukan karena kerja keras dari Ditlantas yang terus mengembangkan ETLE. Orang lain masih berpikir ETLE statis, Ditlantas sudah berpikir ETLE mobile. Luar biasa pemikiran Ditlantas dan jajarannya,” ujar Kapolda.

“ETLE mobile ini akan langsung merapat ke titik sasaran merekam pelanggaran lalu lintas yang akan terjadi di sana”

 

Kapolda kemudian menjelaskan perangkat-perangkat yang digunakan. Dua di antaranya adalah dash cam di mobil petugas dan helm petugas yang sudah dipasangi intercom-action cam SENA 10C Pro, yang turut dalam seremoni penyerahan perangkat ETLE Mobile.

“Helmet cam anggota yang melaksanakan tugas menggunakan kamera yang menempel di helm sehingga setiap kejadian pelanggaran bisa terekam dengan baik. Lalu dash cam ada di mobil patroli sehingga mampu merekam pelanggaran lalu lintas yang ada,” tambah Kapolda.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo dalam paparan kepada para pejabat kepolisian menjelaskan bahwa ETLE dikembangkan sejak 2018.

“Helmet cam anggota yang melaksanakan tugas menggunakan kamera yang menempel di helm sehingga setiap kejadian pelanggaran bisa terekam dengan baik”

 

“ETLE mobile yang diluncurkan hari ini merupakan sistem penegakan hukum di bidang lalu lintas yang berbasis teknologi informasi dengan menggunakan perangkat elektronik. Kami menggunakan empat kamera. Ini teknologi yang terbaru di jajaran lantas,” ujar Kombes Pol Sambodo Purnomo saat memaparkan SENA 10C Pro.

Teknisnya, petugas akan patroli menggunakan kamera (helm cam dan dash cam). Saat bertemu pengendara tidak tertib, maka akan direkam, diberi narasi, dan ditegur sacara verbal.

“Setelahnya, petugas akan kembali ke kantor lalu menyerahkan video/foto kepada operator E-tilang. Operator E-tilang kemudiaan menganalisis dan menerbitkan surat tilang,” ujar salah satu perwira Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya.

Kamera di helm yang merupakan SENA 10C Pro ini dalam perannya di ETLE Mobile disebutkan sebagai perangkat yang dapat ditempatkan secara fleksibel, dapat berpindah, dan mengurangi interaksi pelanggar dengan petugas.

Fungsi interkomnya terhubung tanpa pulsa lewat Bluetooth. Kameranya dengan lensa wide dan kualitas video dan foto di atas HD

 

Sebagai informasi, SENA 10C Pro merupakan alat komunikasi helm yang terpasang solid di dinding helm. Fungsi interkomnya terhubung tanpa pulsa lewat Bluetooth hingga ke empat pengguna sehingga petugas dalam hal pelaksaan ETLE Mobile bisa berkomunikasi saat melaju berkelompok.

Kameranya sendiri merupakan action-cam dengan lensa wide serta kualitas video dan foto di atas HD. Suara pribadi ataupun obrolan bisa disertakan dalam video yang direkam. Dengan demikian, tilang via ETLE Mobile bukan sekadar rekam kejadian jernih via video tetapi juga bisa disertai narasi atau suara penjelasan petugas.

BACA JUGA:
ETLE Polda Canggih! Kenapa Tidak Masyarakat Ikut Lapor Foto-Video Pelanggar

 

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

Berburu Hadiah Ninja ZX25R dari Sena Indonesia… Interkom 50S / 50R Bisa Garansi 3 Tahun

Komunikasi sesama pengguna motor, bertelepon karena terhubung dengan smartphone, juga kebutuhan audio, semua tersedia sekaligus di perjalanan.

Menggunakan interkom helm Sena memudahkan kita memberi tahu teman langsung dengan suara jelas saat riding. Misalnya, untuk belok kapan dan ke mana, mengingatkan akan bahaya lubang, mewanti-wanti kendaraan yang datang dari arah berlawanan, mengusir sepi/jenuh dengan candaan, mendengarkan musik dengan audio hingga kualitas tinggi, sampai berbagi musik yang sama (music sharing).

Bahkan, menjadi motovloger dan menghasilkan uang pun bisa dilakukan dengan memanfaatkan Sena 10C Pro / 10C Evo yang menyatukan interkom & action cam berkualitas gambar di atas HD.

Keunggulan tersebut kini ditambah lagi dengan hadirnya SENA BAGI-BAGI CUAN. SENA BAGI-BAGI CUAN adalah program berhadiah lanjutan dari Sena Indonesia yang merupakan bentuk apresiasi bagi para pengguna Sena.

Setelah sebelumnya menghadirkan Suzuki Hayabusa sebagai hadiah, kini total empat sepeda motor termasuk dua NINJA ZX25R beserta empat smartphone mencakup iPhone 12 dan Samsung S21 akan disuguhkan.

“Saya sadar, para pengguna motor di Indonesia doyan ngobrol. Makanya saya hadirkan Sena. Sebagai bentuk apresiasi kepada para penggunanya, kami pun mengadakan program SENA BAGI-BAGI CUAN. Dengan begitu, mimpi ganti motor lama dengan ZX25R pun bisa terwujud,” kata Bro Ron dari Sena Indonesia.

Total hadiah dalam #SenaBagiBagiCuan adalah 2 unit Kawasaki Ninja ZX25R, 1 unit Kawasaki Ninja 250 FI ABS, 1 unit Kawasaki Ninja 250 SL serta empat smartphone yang terdiri dari 2 unit iPhone 12 dan 2 unit Samsung S21.

Program ini berlaku untuk pembelian SENA ber-kupon mulai 1 Februari 2021 untuk 50S Single & Dual Pack, 50R Single & Dual Pack, 20S Evo Single & Dual Pack, serta 10C Pro & 10C Evo.

Peserta perlu memastikan syarat & ketentuan. Sena Single Pack mendapatkan 1 voucher, sedangkan Dual Pack mendapatkan 2 voucher undian. Lalu program ini berlaku di semua toko resmi Sena di seluruh Indonesia, dan berakhir pada 31 Mei 2021. Artinya, kupon voucher masih ditunggu hingga menjelang acara pengundian di hari yang sama.

Voucher undian wajib diisi lengkap dan kirim ke alamat tertera di voucher beserta fotokopi KTP. Peserta undian juga wajib memiliki akun Instagram dan follow @sena_indonesia & @senabluetooth.

Penarikan hadiah 4 motor sekaligus akan dilakukan pada 13 Juni 2021. Sementara, hadiah smartphone diundi tiap bulan di minggu ke-2. Pengundian ditampilkan via Instagram Live @sena_indonesia & @brorondm.

Pada saat pengundian, pemenang wajib bisa dihubungi via telepon. Selain itu, bea balik nama atau BBN (hadiah motor) & Pajak Undian 25% ditanggung pemenang. Demikian halnya dengan biaya transport/kirim hadiah.

Satu informasi paling segar adalah garansi panjang Sena 50S dan Sena 50R. Untuk pembelian Sena 50S per tanggal 1 Februari – 31 Mei 2021, garansi Sena rusak ganti baru (bukan karena kesalahan pemakaian) tidak lagi hanya 2 tahun, tetapi 3 tahun!

Jadi, bukan hanya mendapatkan interkom berkualitas & kaya fitur, para pengguna Sena bisa mendapatkan hadiah yang hype, bahkan garansi panjang untuk Sena 50S. Bagaimanapun, semua ini sesuai dengan slogan kami: #SemuaAkanSenaPadaWaktunya

Info Lebih Lanjut
Follow:
Instagram
@sena_indonesia


Kontak

DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

Mandalika SAG Racing Team MOTO2 Pakai Motor Jerman-Inggris

Mandalika SAG Racing Team pakai motor apa. Pertanyaan ini bergulir di antara fans roda dua di Indonesia.

Ibarat dapat suntikan vitamin rasa bangga baru, nama tim ini sering disebut lantaran menjadi tim yang mewakili Indonesia di ajang Moto2 dalam kejuaraan dunia MotoGP.

Mandalika SAG Racing Team sejatinya adalah tim balap Mandalika Racing Team Indonesia yang dibentuk 9 November 2020 lalu di Moto Village, Kemang, Jakarta Selatan, dan dikomandani oleh Muhammad Rapsel Ali.

Kini, Mandalika Racing Team Indonesia berkolaborasi dengan SAG Team untuk Moto2 2021. Selain didukung SAG Team atau Stop and Go Team, tim Mandalika juga dapat dukungan Pertamina sehingga nama tim disebut pula dengan Pertamina Mandalika SAG Team.

Sebagai tim balap Indonesia untuk Moto2 MotoGP, identitas tampilan tidak bisa ketinggalan. Diberi aksen batik dengan pola dasar warna biru, warna tersebut dikombinasi warna merah dan putih.

Dua pembalap sudah disiapkan, yakni Thomas Lüthi dan Bo Bendsneyder. Thomas Lüthi sendiri adalah rider pro asal Swiss yang sudah terjun ke balapan sejak 2002 dan beberapa kali masuk podium termasuk mencicipi kelas tertinggi MotoGP.

Sementara Bo Bendsneyder sudah masuk Moto3 sejak 2016. Ia sendiri adalah pembalap Belanda keturunan Indonesia karena kakek-neneknya berasal dari Surabaya.

Keduanya akan menunggangi motor Jerman-Inggris karena menggunakan sasis Kalex yang sejak 2013 sudah menjadi juara konstruksi Moto2. Sementara mesinnya menggunakan Triumph.

Triumph sejak 2019 menjadi penyumbang mesin Moto2 dan tim Mandalika SAG sendiri didukung knalpot racing SC Project Italia.

Mesin yang digunakan adalah tiga silinder berkapasitas 765 cc. Versi produksi massal dari Triumph 765 cc digunakan di Triumph Street Triple.

Klik:
Berburu KNALPOT BRANDED Moge Ducati Yamaha BMW Kymco KTM HARGA MIRING

ETLE Polda Canggih! Kenapa Tidak Masyarakat Ikut Lapor Foto-Video Pelanggar

Sudah seberapa sering kita emosi dengan pelanggaran lalu lintas di depan mata? Solusinya sudah pasti pemberian tindakan tegas.

Seiring hal itu, ETLE Polda berlaku sehingga foto-video bisa menjadi bukti. ETLE sendiri merupakan singkatan dari Electronic Traffic Law Enforcement. Secara prinsip, ETLE merupakan teknologi untuk mencatat pelanggaran-pelanggaran dalam berlalu lintas secara elektronik.

“Implementasi teknologi untuk mencatat pelanggaran dalam berlalu lintas secara elektronik untuk mendukung keamanan, ketertiban, keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas,” demikian keterangan dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

ETLE sendiri merupakan semacam pengganti tilang langsung di jalan. Namun di sisi lain, dengan adanya foto-video maka bukti pelanggaran menjadi lebih akurat.

Program pelaporan pelanggaran lalu lintas dengan bukti foto-video sendiri ini juga siap berlaku di wilayah Jawa Tengah. Bahkan, petugas di wilayah Jawa Tengah akan dilengkapi helm berkamera.

Di sisi lain, hal ini juga menjadi momen bagi masyarakat untuk memanfaatkan foto-video pelanggaran sebagai bukti layaknya kepolisian.

“Ini adalah bukti bahwa penilangan bisa dilakukan elektronik, foto ataupun video. Masyarakat (misalnya) bisa melaporkan kegiatan seorang atau kelompok bikers yang sudah meresahkan,” ujar Bro Ron, pegiat motor dan ketertiban berlalu lintas yang juga merupakan owner DuniaMotor.com.

Saat ini sendiri sudah banyak perangkat yang umum dan bisa digunakan masyarakat. Misalnya interkom berkamera Sena 10C Pro atau Sena 10C Evo yang merupakan alat komunikasi sekaligus action cam dengan kualitas gambar di atas HD.

Dengan alat yang terpasang di helm ini, masyarakat pengguna sepeda motor bisa merekam momen-momen sehari-hari di jalan atau saat kegiatan beroda dua lainnya, termasuk saat menghadapi pelanggaran-pelanggaran. Misalnya biker-biker yang meresahkan.

“Caranya foto-foto, video semua itu, atau kalau ada Instagram mereka screenshot. Kan banyak yang tidak pakai helm, tidak pakai nomor (pelat nomor). Polisi pasti menerima laporan masyarakat, dan dasar laporan itu yang nanti kita gunakan,” tambah Bro Ron.

Helm Sepeda Sena M1 Evo, Helm MTB Sekaligus Alat Komunikasi Teknologi Mesh

Helm sepeda yang jadi satu dengan alat komunikasi interkom sudah dipopulerkan oleh Sena Indonesia sejak beberapa tahun belakangan.

Mikrofon dan speaker kanan-kiri stereo sudah menyatu di badan helm. Semua terpasang di langit-langit sehingga berkomunikasi dan bersepeda berjalan mudah secara bersamaan.

Tren diawali dari Sena R1 koneksi Bluetooth untuk terhubung ke smartphone dan sesama R1 via interkom (tanpa pulsa). Lalu kemudian muncul Sena R1 Evo yang mengadopsi teknologi interkom Mesh.

Mikrofon dan speaker kanan-kiri stereo sudah menyatu di badan helm

 

Kini, ada Sena M1 Evo. Helm mountain bike atau helm MTB ini memiliki teknologi setara Sena R1 Evo yang artinya sudah Mesh.

Apa itu Mesh? Dia adalah teknologi komunikasi kreasi Sena setelah Bluetooth intercom.

Sama-sama merupakan sebuah jaringan komunikasi tanpa pulsa, perbedaannya terletak pada tidak perlunya sistem pairing sebelum koneksi, dan mampu terhubung kembali otomatis ketika terputus.

Sekali klik tombol, maka Mesh menyala. Lalu semua pengguna Sena Mesh akan terhubung…

 

Sekalik klik tombol, maka Mesh menyala. Lalu semua pengguna Sena Mesh akan terhubung dengan sendirinya saat berada di channel yang sama.

Channel sendiri merupakan fitur yang juga disematkan pada teknologi Mesh Sena. Ibaratnya seperti channel dalam handy-talkie.

Kita bisa berpindah-pindah channel yang berarti berpindah-pindah ruang ngobrol, apalagi jika pesertanya ada banyak–karena memang Sena Mesh bisa terhubung ke sebanyak mungkin pengguna sesama Sena Mesh.

Untuk fungsi telepon, helm Sena M1 perlu dipairing ke smartphone. Total, helm ini bisa dihubungkan ke dua smartphone. Jika ada telepon masuk, maka tekan tombol tengah satu kali. Tahan dua detik tombol yang sama saat menyudahi telepon atau reject call.

Nyalakan radio FM dengan menahan
tombol minus

 

Nyalakan radio FM dengan menahan tombol minus. Tekan dua kali tombol minus atau plus untuk cari stasiun radio, atau scan dengan tahan satu detik tombol plus. Bahkan sediakan sementara 10 stasiun radio dengan menekan tombol plus tiga kali.

Musik atau audio dari smartphone juga bisa didengar, termasuk untuk mendengarkan Spotify dan lainnya yang sudah tersedia di smartphone. Play/pause dengan tahan tombol tengah 1 detik, pindah lagu dengan tahan tombol plus atau tombol minus.

“Taillight” adalah fitur lampu yang sudah terpasang di belakang helm

 

Perintah suara (voice command) juga menariknya jadi satu kecanggihan lain di Sena M1. Misalnya tinggal bilang “Hey Sena, FM Radio” maka radio FM bawaan akan menyala.

Perintah suara lainnya cukup diawali “Hey Sena” lalu misalnya diikuti kata “Next” untuk ganti lagu/pindah stasiun atau “Mesh intercom” atau juga “Taillight”.

“Taillight” adalah fitur lampu yang sudah terpasang di belakang helm. Ada pilihan menyala terus, kedip untuk siang hari, dan kedip untuk malam hari. On/off lampu ini juga bisa diaktifkan via perintah suara (voice command).

Aktivasi“Taillight” ini dan fitur-fitur lainnya juga bisa dilakukan melalui aplikasi  Sena Cycle App. Aplikasi bisa diunduh gratis di Playstore ataupun Appstore.


SENA M1 EVO

Rp 3.995.000

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

Skutik Besar Honda Forza 2021 Resmi Masuk Indonesia, Simak Keunggulannya…

Tidak perlu waktu lama bagi PT Astra Honda Motor (AHM) untuk menyuguhkan Honda Forza facelit di 2021 ini setelah sebelumnya gambar-gambar skutik idola di kelas 250 cc ini beredar di internet.

Apa saja keunggulan barunya? Ini memang menjadi info penting. Sederet perubahan sudah disuguhkan termasuk fitur-fitur yang diklaim pertama di kelasnya.

“Kami berharap penyegaran desain dan beragam fitur terbaru yang kami sematkan pada Honda Forza dapat semakin memberikan rasa percaya diri yang tinggi dan rasa bahagia ketika berkendara bersama dengan sepeda motor Honda,” kata Marketing Direktur AHM Thomas Wijaya.

Pembaruan paling kentara adalah desain winker. Begitu juga desain cover muffler-nya. Lampunya LED, dan electrical adjustable windscreen pengatur ketinggian windscreen hadir dengan metode penyetelan secara elektrik. Ini pun diklaim pertama di kelasnya.

Model terbaru ini, menurut pihak AHM, memiliki jarak penyesuaian lebih tinggi, sekitar 40 mm agar semakin nyaman.

Skutik dengan rem depan-belakang ABS ini juga dilengkapi fitur ESS (Emergency Stop Signal) yang secara otomatis akan mengaktifkan lampu hazard saat melakukan pengereman mendadak.

Fungsinya untuk memberikan peringatan ke pengendara di sekitarnya, terutama ketika posisi berada di belakang kendaraan.

Console box dengan USB Charger pada bagian depan pun tersedia. Fitur ini cocok buat kebutuhan harian, apalagi saat rider berkendara jarak jauh sehingga tidak khawatir kehabisan daya.

Digital panelmeter menyediakan informasi lengkap, seperti indikator Honda Selectable Torque Control (HSTC) sebagai pengontrol traksi sepeda motor yang berfungsi mencegah terjadinya ban selip, indikator perawatan, trip meter, indikator konsumsi bahan bakar, kecepatan dan RPM.

Bicara mesinnya, Forza berkubikasi 250cc SOHC eSP+ (enhanced Smart Power) berpendingin cairan yang dilengkapi PGM FI dengan tenaga maksimum 17 kW/7.750 rpm dan torsi puncak 24Nm/6.250 rpm.

Ban menggunakan tubeless ukuran 120/70 dengan ring 15 M/C di depan, dan 140/70 dengan ring 14 M/C untuk belakang.

Masih dengan fitur Honda Smart Key System yang terintegrasi alarm anti maling dan Answer Back System, Forza juga tetap memiliki fitur passing lamp sebagai pemberi sinyal untuk pengendara di depannya, juga lampu hazard untuk keadaan darurat.

Dengan bagasi U-box muat 2 helm dan barang bawaan lainnya, Honda Forza hadir dengan empat pilihan warna, yakni Pearl Horizon White, Indy Gray Metallic, Mat Gunpowder Black Metallic, dan Candy Rosy Red dan harga on-the road (OTR) Jakarta Rp 83.810.000.

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

Skutik Honda PCX 160 Mesin Lebih Gede… Fitur-Fitur Baru Makin Bikin Nyaman…

PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan All New Honda PCX bersamaan dengan All New Honda PCX e:HEV. Angka belakang “160” menyertai membuat PCX 160 telak naik kelas secara mesin dan “makin” tidak punya pesaing.

Sedari awal, PCX memang disuguhkan sebagai skutik beraroma klasik yang postur tubuhnya seakan tenggelam dan membuat penunggangnya makin bercitra nyaman dan santai.

Namun kali ini mesinnya lebih besar lebih kurang 10 cc dibanding sebelumnya, dan AHM mengklaim bahwa rangka, desain dan fitur baru serta semakin canggih.

Mesinnya berkapasitas 160cc 4 katup enhanced Smart Power plus (eSP+), serta memiliki teknologi minim gesekan dan diklaim punya performa meningkat.

Mesin ini menghasilkan tenaga maksimal hingga 11,8 kW @8500 rpm dengan torsi puncak 14,7 Nm @6500 rpm. Sementara itu, All New Honda PCX e:HEV dilengkapi dengan motor assist dan riding mode dengan pilihan mode normal (D) dan sport (S).

Fitur barunya berupa Honda Selectable Torque Control (HSTC) pada tipe ABS dan e:HEV. Fungsinya memberikan rasa aman bagi pengendara saat melintasi jalan yang licin.

Dilengkapi mesin terbaru 160cc dengan 4 katup eSP+, menjadikan All New Honda PCX series semakin nyaman dikendarai dalam berbagai situasi, baik di perkotaan maupun jarak jauh,” kata President Director AHM Keiichi Yasuda

Ukuran ban-nya (tubeless), tambah Yasuda, juga semakin besar untuk mendukung rasa nyamannya. Kini ban depan 110/70-14 dan belakang 130/70-13 dengan velg baru Y shaped 5 spoke.

Suspensi belakang juga berubah di bagian poros yang kini semakin panjang hingga 1 cm untuk mendukung kenyamanan saat melintasi jalanan yang kasar.

“All New Honda PCX series memiliki performa tinggi dan nyaman dikendarai di berbagai situasi,” tambah Executive Vice President Director AHM Johannes Loman.

Dengan konsumsi bahan bakar diklaim mencapai 45 km/l, pengetesan dilakukan melalui pengaktifan fitur ramah lingkungan idling stop system (metode ECE R40) dengan metode pengetesan EURO 3.

Desain lampu depan belakang juga berbeda. Bagian depan tidak lagi terbelah, sementara lampu belakang menggunakan desain bagian atas yang hampir rata sehingga serba-melebar.

All New Honda PCX dipasarkan dengan 3 tipe yaitu CBS, ABS, dan e:HEV. Untuk tipe CBS terdapat warna Wonderful White, Majestic Matte Red, Glorious Matte Black, dan Marvelous Matte Gray.

Untuk tipe ABS, terdapat warna Wonderful White, Majestic Matte Red, Briliant Black, dan Royal Matte Blue.Nah, tipe ABS memiliki jok two-tone serta emblem PCX dengan warna tembaga.

Sementara itu, untuk tipe e: HEV terdapat warna Horizon White, yang juga memiliki jok two-tone dengan sentuhan warna biru pada emblem PCX.

AHM memasarkan All New Honda PCX dengan harga on the road (OTR) DKI Jakarta Rp 30.350.000,-untuk tipe CBS , Rp 33.950.000,- untuk tipe ABS , dan Rp 43.550.000,- untuk tipe e:HEV.

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

5 Hal Baru di Honda All New CBR150R

Honda CBR150R hadir di awal 2021 dengan titel “all new”. Setidaknya 5 hal baru tertangkap dari motor sport  berharga start Rp 35-36 jutaan ini.

Lima poin baru tersebut menggiurkan sebab PT Astra Honda Motor (AHM) mendengar dan menimbang-nimbang kebutuhan pasar terhadap CBR 150 cc mereka ini.

“Berbagai fitur baru dan penyempurnaan di dalamnya sekaligus meningkatkan kegunaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Presiden Direktur AHM Keiichi Yasuda.

Yang pertama adalah tampilan depannya. Agaknya Honda mempertegas pilihan tren warna lain yang kini kembali ke glossy. Bagian facia tersebut sarat dengan warna glossy termasuk untuk pilihan warna merah-hitam

Kedua, set lampu di bagian muka itu terkesan banyak dengan desain pipih dan ini merupakan LED. Uniknya, ketika lampu sein dinyalakan, maka lampu atas kanan atau kiri akan mati dan berganti ke fungsi sein.

Masuk ke mesin, ini dia yang dibanggakan oleh AHM. Dalam keterangannya, mereka mengklaim All New CBR150R sebagai “sepeda motor sport full fairing berperforma tinggi”.

“Hadirnya All New CBR150R ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat perkotaan akan sepeda motor sport yang lincah dan performa tinggi,” kata Johannes Loman, Executive Vice President Director AHM.

Menggunakan mesin 149,16 cc (150 cc) DOHC berpendingin cairan, tenaga maksimalnya hingga 12,6 kW (17,1 PS atau 16,86 HP) @9.000 rpm. Tentu ini merupakan peningkatan sebab versi 2017-nya bertenaga 14,77 HP @9 9.200 RPM

Dengan torsi puncak 14,4 Nm @7.000 rpm dipadukan dengan transmisi 6-percepatan, Honda Astra mengklaim All New CBR150R lari 0-200 meter hanya dalam 10,6 detik, dan kecepatan maksimal mencapai 127 km/jam.

 

Satu lagi adalah slipper clutch. Pemasangan fitur ini membuat All New CBR150R lebih mulus saat engine brake, dan pastinya kopling menjadi lebih enteng.

Suspensi juga jadi poin penyegar dari titel “all new”, baik depan maupun belakang. Suspensi depannya kini terbalik (Inverted Telescopic Front Suspension). Konsekuensinya, bagian atas akan lebih besar dan kokoh dan ini membuat kontrol total seperti yang ditekankan Honda Astra.

Ada yang ABS dan non-ABS dan total enam pilihan warna, termasuk langsung tersedianya pilihan MotoGP Edition dan juga Tricolor.

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)