Ransel Keras Buat Bawa Drone Kamera Laptop, Point 65 Boblbee Swedia

JAKARTA, DUNIAMOTOR.com – Pernah lihat ransel yang bahannya sekeras ini? Dia bisa ngelindungin drone yang kamu bawa pas riding, kamera, lensa, laptop, atau gadget lainnya.

Ini adalah ransel Point 65 Babelbi dari Swedia, dan sudah tersedia beraneka warna di DuniaMotor.com.

Fiturnya banyak banget. Penguncinya simpel tapi kokoh, seperti pengait karet dengan jangkar.

Tutupnya tebal nan ringan, serta tahan air. Sekali buka tutup, ada lebih dari 10 kompartemen dalam berbagai ukuran.

Kita bisa memasukkan laptop sampai ukuran 15 inci di sini. Sebab, ukuran kantong utamanya sendiri 20-25 liter, tergantung tipenya.

Logo airvent design di bagian bantalan tas menandakan bahwa terdapat saluran-saluran udara supaya punggung nyaman.

Ada tas tambahan berbentuk silinder yang bisa dilepas-pasang di bagian bawah ransel.

Retsleting-nya bisa dibuka separuh, atau sekalian buka keduanya supya aksesnya lebih lebar mirip tas kamera, kompartemennya bisa dilepas atau digeser-geser

Jika dipasangkan ke ransel, maka cukup dikaitkan. Ia akan kokoh terikat karena disertai strap kanan dan kiri.

Kamu pasti butuh banget ransel ini. Tampilannya catchy. Barang bawaan dan gadget kamu juga aman terjaga

Klik:
HARGA RANSEL

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

MotoGP San Marino 2021: Bagnaia Vs Quartararo, Diserang Ducati, Rookie Juara III Naik Motor “Tua”

MotoGP San Marino 2021 di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Minggu (19/9/2021), kembali membawa ketegangan antara pemilik takhta yang bertahan dan sosok yang diusung akan merebut takhta.

Lagi-lagi, Ducati Lenovo Team diusung masuk podium posisi pertama. Sebab, Francesco “Pecco” Bagnaia kembali menjadi juara di putaran kali ini.

Ia melaju dengan catatan 41’48.305 membawa pulang 25 poinnya menjadi total 186 poin versus 234 poin yang dimiliki Fabio Quartararo di posisi puncak.

Sebagai juara sementara, Fabio Quartararo menanggapi serangan Ducati dari segala arah. Ia juga mengakui kehebatan Pecco.

BACA:
Viral Honda CBR600RR 2021 Pertama di Indonesia Jadi Hadiah

“Ducati menyerang saya dari semua sisi dan saya kehilangan waktu. Saya memberikan segalanya dan berpikir saya akan jatuh. Saya mencoba untuk menang, tetapi Pecco luar biasa,” katanya dikutip Sky Italia.

Dua hingga tiga lap terakhir memang menjadi persaingan sengit bagi Bagnaia vs Quartararo. Usaha Quartararo untuk menempel ketat diraih usai ditempel dengan rider-rider Ducati.

Selain karena rekan setim Ducati, Jack Miller, yang sudah menyediakan dirinya sebagai “blocker” bagi kemenangan, Bagnaia, satu hal lain adalah kemunculan rookie yang akhirnya mencapai podium.

Enea Bastianini, San Marino MotoGP, 17 September 2021

Enea Bastianini, juara Moto2 tahun lalu, turun di sirkuit ini dan meraih posisi ke-3 di podium. Padahal, ia menggunakan motor “lama” Ducati GP19.

“Saya (mulanya) tidak tahu apakah saya bisa berjuang untuk menang. Itu memungkinkan dengan motor ini. Ia memiliki potensi besar. (Yah) saya di sini (berdiri di podium) dan saya senang,” ujarnya dikutip Sky Italia.

HASIL BALAPAN MOTOGP 2021 SAN MARINO

  1. F. Bagnaia (Ducati) 0:41:48.305
  2. F. Quartararo (Yamaha) +0.364s
  3. E. Bastianini (Ducati) +4.789s
  4. M. Marquez (Honda) +10.245s
  5. J. Miller (Ducati) +10.469s
  6. J. Mir (Suzuki) +10.325s
  7. P. Espargaro (Honda) +13.234s
  8. A. Espargaro (Aprilia) +15.698s
  9. B. Binder (KTM) +16.129s
    10.T. Nakagami (Honda) +18.519s

KLASEMEN SEMENTARA MOTOGP 2021

1 Fabio QUARTARARO (Yamaha) 234
2 Francesco BAGNAIA (Ducati) 186
3 Joan MIR (Suzuki) 167
4 Johann ZARCO (Ducati) 141
5 Jack MILLER (Ducati) 140

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

MotoGP Aragon: Ducati, Honda, Suzuki Naik Podium… Bagnaia PD dengan Desmosedici GP

Kembali menjejak di podium, Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo Team menjadi juara di MotoGP Aragon, Minggu (12/9/2021) WIB.

Terlempar di posisi ke-20 pada MotoGP Britania setelah meraih posisi ke-2 di Austria, Bagnaia menundukkan Marc Marquez (Repsol Honda Team) dengan selisih 0,673 detik dan Joan Mir (Team Suzuki Ecstar) + 3.911 di Motorland Aragon, Spanyol.

Pemimpin klasemen sementara, Fabio Quartararo (Monster Yamaha), terlempar ke posisi kedelapan. Informasi terkini, ia disebut mengalami masalah pada grip.

KLIK
Steering Damper Ducati Scrambler

Bicara kemenangan bersama Ducati, Bagnaia sedari awal memang sudah yakin dengan sepeda motor Desmosedici GP-nya.

“Saya sudah merasa nyaman dengan Desmosedici GP sejak sesi pertama, dan rasanya kami tidak perlu melakukan perubahan set-up,” ujarnya saat kualifikasi, sehari sebelum balapan.

Bicara jalannya balapan, Bagnaia memang sudah memimpin dari awal. Ia dibayangi oleh Marquez yang melesat ke posisi kedua usai start dari urutan keempat.

Jack Miller, rekan Bagnaia di Ducati Lenovo Team, menguntit di posisi ketiga sampai akhirnya tersalip karena melebar di tikungan di lap ke-9 sehingga tersalip Aleix Espargaro dan Joan Mir.

BACA:
Viral Honda CBR600RR 2021 Setengah Miliar Pertama di Indonesia Jadi Hadiah

Jelang putaran akhir, Bagnaia, Marquez, dan Joan Mir menjadi tiga terdepan sampai akhirnya finish dengan Bagnia mengikis poin sehingga membayangi Quartararo yang masing-masing kini meraih poin 214 dan 161.

Top 10 MotoGP Aragon:

  1. Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team)
  2. Marc Marquez (Repsol Honda Team) + 0.673
  3. Joan Mir (Team Suzuki Ecstar) + 3.911
  4. Aleix Espargaro (Aprilia Racing Team Gresini) + 9.269
  5. Jack Miller (Ducati Lenovo Team) + 11.928
  6. Enea Bastianini (Avintia Esponsorama) + 13.757
  7. Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing) + 14.064
  8. Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) + 16.575
  9. Jorge Martin (Pramac Racing) + 16.615
  10. Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) + 16.904

Top 5 Klasemen MotoGP (poin):

  1. Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) 214
  2. Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) 161
  3. Joan Mir (Team Suzuki Ecstar) 157
  4. Johann Zarco (Pramac Racing Ducati) 137
  5. Jack Miller (Ducati Lenovo Team) 129

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

Sena Indonesia Kembali Gelar Undian, Hadiah Honda CBR600RR Edisi 2021

Kehebohan program undian dari Sena Indonesia akan kembali bergulir. Program kali ini bertitel #SemuaAkanMeshPadaWaktunya dengan hadiah Honda CBR600RR edisi 2021.

Undian akan ditujukan bagi para pembeli produk interkom helm Sena Mesh, yakni Sena 50S-50R, 30K, dan +Mesh, di dealer-dealer resmi selama 1 September 2021 hingga 31 Januari 2022.

“Mesh adalah teknologi terbaru sinyal komunikasi nirkabel yang sudah digunakan di Sena. Dia berbeda dengan Bluetooth,” ujar Ronald Sinaga a.k.a Bro Ron dari Sena Indonesia, Jumat (3/9/2021).

Dengan sekali klik tombol Mesh, maka interkom-interkom Sena Mesh akan terkoneksi. Sinyalnya lebih solid, suara lebih jernih, dan akan tersambung sendiri jika sebelumnya di luar jangkauan.

Memiliki jangkauan sinyal hingga sekitar 1 km di area terbuka, masing-masing interkom helm sepeda motor ini memiliki keunggulan dan keunikan.

Sena 50S dan 50R contohnya. Keduanya merupakan seri terbaru (50 series) Sena Mesh di Sena Indonesia. Dia juga merupakan tipe berspesifikasi paling tinggi untuk saat ini. Suaranya ekstra karena menggunakan audio HD. Dia juga punya perintah suara langsung untuk fungsi kerja dan panggilan Google Assistance / Siri.

Tampilannya sama-sama hitam beraksen keperakan, Jika Sena 50S mengadopsi desain klasik bertombol jog dial, maka Sena 50R tampil ramping dan panjang bersistem tiga tombol.

Adapun 30K adalah model legendaris yang cocok bagi penyuka warna hitam. Dia merupakan Sena berspesifikasi mumpuni, termasuk audio, radio FM bawaan, bisa terkoneksi hingga dua smartphone, berbagi musik lewat music sharing, suara bertumpuk via audiomultitasking, dan bisa dikontrol melalui app khusus yang bisa diunduh gratis di AppStore ataupun Playstore.

Adapun Sena +Mesh merupakan antena tambahan bagi pengguna Sena Bluetooth yang belum memiliki Mesh. Dengan alat tambahan ini, maka Sena Bluetooth punya kemampuan Mesh.

Bicara hadiah, CBR600RR 2021 juga merupakan motor yang viral. Ia baru diluncurkan di tahun 2021 dan menjadi motor pertama yang dihadirkan Astra Honda Big Bike di Indonesia, Kamis (2/9/2021).

Motor bernilai Rp 550.000.000 ini sarat hal baru. Hadir dengan warna Tricolor, ia menggunakan mesin baru DOHC 599cc 4-silinder yang lebih bertenaga, torsi lebih besar, juga assist/ slipper clutch supaya tuas kopling semakin ringan.

Dengan winglet yang terinspirasi RC213V di MotoGP sebagai pendukung downforce, kontrol elektronik terbaru, ia juga memiliki mode-mode berkendara hingga yang custom, dan juga anti-wheelie yang bisa di-off-kan.

Mengenai syarat & ketentuan ikut program #SemuaAkanMeshPadaWaktunya, peserta harus mengisi kupon yang tersedia di kemasan Sena 50S, 50R, 30K, atau +Mesh yang bisa dibeli di dealer-dealer Sena Indonesia pada 1 September 2021-31 Januari 2022.

Peserta juga diwajibkan follow @sena_indonesia. Adapun pemenangnya nanti diwajibkan menanggung BBN & Pajak Undian 25% serta biaya transport.

Pengumuman pemenang #SemuaAkanMeshPadaWaktunya akan disampaikan melalui Instagram Live @senaindonesia & @brorondm pada 6 Februari 2022.

Kita lihat, siapakah pengguna Sena Mesh dari Sena Indonesia yang akan melihat Honda CBR600RR ini di garasinya nanti….

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

Honda CBR600RR Resmi Mendarat di Indonesia, Berjumpa Pembeli Pertama

Honda CBR600RR edisi 2021 akhirnya secara resmi mendarat di Indonesia. Honda Big Bike selaku divisi khusus motor besar PT Astra Honda Motor (AHM) mengadakan seremoni penyambutan khusus di Astra Motor BSD City, Kamis (2/9/2021).

Hadir dengan warna Tricolor, ia menggunakan mesin baru DOHC 599cc 4-silinder yang lebih bertenaga, torsi lebih besar, desain pendukung downforce, dan berbagai teknologi baru lainnya.

“Suatu kesempatan besar kita merayakan hari ini kita akan membuka sama-sama CBR 600 RR dan Bro Ron adalah konsumen pertama di Indonesia,” Dharma Widjaja, Marketing Dept Head Astra Motor, yang menyempatkan diri hadir dalam kesempatan ini.

Kehadiran super sport 600 cc berharga setengah miliar rupiah lebih ini dimaksudkan untuk menyapa pembeli pertamanya, yakni pegiat roda dua Ronald Sinaga alias Bro Ron.

“Honda CBR600 adalah motor pertama saya waktu di Amerika di tahun 2000. Tipe yang saya gunakan waktu itu CBR600 F4,” kenang Bro Ron.

Daya mesinnya terdongkrak dibanding generasi sebelumnya, yakni menjadi 89 kW (121 PS)/14.000 rpm. Torsi puncak diklaim sangat besar mencapai 64 Nm pada 11.500 rpm. Peningkatan ini didukung oleh perubahan camshaft dan crankshaft.

RR sejak penciptaan awalnya memang berangkat dari niat berbeda. Bukan dikembangkan dari roadbike lalu dimodifikasi untuk balap, melainkan dibangun sebagai prototipe balap, lalu lalu kemudian masuk proses produksi.

BACA:
Punya IMU Wheelie… Simak 10 Keunikan CBR600RR yang Resmi Masuk Indonesia…

Dengan konsep “Awaken The Race”, CBR600RR dilengkapi kontrol elektronik terbaru dan teknologi aerodinamis. Misalnya saja, desain fairing ber-headlight baru minim area frontal dengan koefisien drag yang lebih kecil terhadap angin.

Begitu pula winglet yang terinspirasi dari RC213V di MotoGP, yang diklaim secara efektif memberikan down force hingga meningkatkan stabilitas saat pengereman dan di tikungan.

Dengan posisi dan desain tangki bahan bakar dibuat lebih rendah agar pengendara lebih mudah menunduk, ia semakin beaura balap karena didukung layar TFT full digital dengan tingkat penerangan layar yang otomatis menyesuaikan kondisi cuaca sekitar, dengan 2 mode pilihan, Street dan Circuit.

Honda CBR600RR menggunakan assist/ slipper clutch supaya tuas kopling semakin ringan, sekaligus mengurangi efek engine brake saat turun gigi transmisi. Sementara throttle by wire memungkinkan bukaan gas semakin presisi.

Honda CBR600RR edisi 2021 terbilang cukup mahal di antara kelas 600 cc lainnya. Dengan harga Rp 550.000.000. Namun, berderet-deret perubahan yang disematkan membuat hal tersebut sangat terbayarkan.

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

Harga Setengah Miliar, Simak 10 Keunikan CBR600RR yang Resmi Masuk Indonesia…

Honda CBR600RR edisi 2021 secara resmi bertemu dengan pembeli pertamanya di Indonesia. Motor yang dibanderol Rp 550.000.000 on the road Jakarta ini memang membuat geleng-geleng kepala jika melihat harganya itu.

Namun, semua terbayarkan jika melihat limpahan perubahan padanya. Jika dihitung-hitung, setidaknya ada 10 perubahan disematkan padanya.

MESIN BARU
Ia menggunakan mesin baru DOHC 599cc 4-silinder bedaya 89 kW (121 PS)/14.000 rpm. Torsi puncak diklaim sangat besar mencapai 64 Nm pada 11.500 rpm. Peningkatan ini didukung oleh perubahan camshaft dan crankshaft.

DESAIN
Desain fairing ber-headlight baru minim area frontal dengan koefisien drag yang lebih kecil terhadap angin. Begitu pula winglet yang terinspirasi dari RC213V di MotoGP, yang diklaim secara efektif memberikan down force hingga meningkatkan stabilitas saat pengereman dan di tikungan.

POSISI DUDUK
Dengan posisi dan desain tangki bahan bakar dibuat lebih rendah untuk memberikan area yang makin luas bagi pengendara saat menunduk

LAYAR TFT DIGITAL
Tim Honda memasangkan panel meter besar layar TFT full digital dengan tingkat penerangan layar yang otomatis menyesuaikan kondisi cuaca sekitar. Layar penunjuk informasi ini mampu menampilkan 2 mode yang bisa dipilih, yakni Street dan Circuit.

TUAS KOPLING RINGAN
Dilengkapi assist/ slipper clutch, yang membuat pengoperasian tuas kopling semakin ringan, sekaligus mengurangi efek engine brake saat pengendara menurunkan gigi transmisi. Throttle by wire menjadi peranti wajib sepeda motor sport premium Honda, guna mendapatkan bukaan gas yang makin presisi.

ANTI-SELIP & BAN DEPAN TERANGKAT
Ia dibekali sensor Inertial Measurment Unit (IMU) untuk mendeteksi posisi sudut sepeda motor. Bekerja bersama Honda Selectabe Torque Control (HSTC) dan ECU, fungsinya menjaga ban belakang tidak selip saat akselerasi dan menikung serta meminimalisasi ban depan terangkat saat akselerasi berlebihan.

MODE BERKENDARA & CUSTOM
Tiga mode berkendara disediakan, yakni Fast Riding, Fun Riding, dan Comfortable Riding. Kita juga bisa membuat mode berkendara sendiri sesuai karakter melalui dua slot, termasuk untuk mengatur tenaga (5 level), HSTC (9 level+off), wheelie control (3 level+off), dan engine brake (3 level).

REM TERBARU
Rem disebut naik kelas dari generasi sebelumnya. ABS depan-belakang, double disc brake diameter 310 mm dipasangkan berikut ABS dengan kaliper 4 piston di depan, sedangkan di belakang rem cakram 220 mm piston tungal.

TEKNOLOGI STEERING DAMPER
Honda Electronic Steering Damper (HESD) disediakan dengan tiga mode penyetelan (hard, medium, soft). Ia akan bekerja bersama IMU dan sensor kecepatan untuk menambah kestabilan saat melaju pada kecepatan tinggi dan menikung.

LENGAN AYUN ALUMINIUM
Lengan ayun (swing arm) terbuat dari aluminium sehingga ringan dan kokoh. Tujuannya untuk memberikan kenyamanan handling dalam bermanuver. Kestabilannya didukung suspensi depan Showa Inverted Telescopic dan suspensi belakang Showa Pro-Link with Gas-Chamber. Kompresi dan rebound bisa desuaikan.

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

5 Hal Penting Kenapa Harus Format SD Card, Termasuk di SENA Kamera

Interkom gabungan action camera seperi SENA 10C Pro dan SENA 10C Evo membutuhkan SD card untuk menyimpan rekaman audio-video, semisal saat dokumentasi touring ataupun bagi rider yang rutin motovloging.

SD Card atau kartu memori termasuk ukuran kecil microSD adalah tempat kita bergantung untuk menyimpan momen. Begitu pulalah yang secara simpel digunakan di SENA.

Dengan banyaknya pilihan, microSD tidak berarti sembarang pakai di satu tipe gadget. Bagi SENA sendiri, tipe microSD yang digunakan adalah tipe standar, bukan extreme.

Di luar itu, format juga menjadi hal penting tidak hanya di SENA 10C Pro dan SENA 10C Evo, tetapi juga perangkat rekam lainnya.

  1. Format Tidak Sama dengan Hapus

Menggunakan menu untuk “memformat” sebuah perangkat kamera seperti halnya SENA akan menghapus semua file tetapi juga kemudian menyiapkan atau set-up SD card untuk digunakan di perangkat tersebut. Sementara, “Hapus” adalah menghilangkan file, baik keseluruhan atau satu demi satu.

  1. Format di SENA, Bukan Komputer

Format seharusnya dilakukan di perangkat yang akan kita gunakan. Bahkan, berganti alat pun, format mesti dilakukan. Kembali ke nomor satu, format adalah menghapus semua file tetapi juga kemudian menyiapkan atau set-up SD card untuk digunakan di perangkat tersebut. Artinya, tiap perangkat bisa berbeda penyesuaian atau set-up dalam penggunaan micro-SD.

  1. Format Kartu Saat Baru

Sekalipun baru dibuka dari kemasannya, kartu SD tetap butuh format. Alasannya sama, tiap perangkat bisa berbeda penyesuaian set-up dalam penggunaannya saat format diterapkan.

  1. Baca Buku Panduan

Buku panduan memang berisi macam-macam informasi yang bisa menyita waktu untuk membacanya. Namun kita bisa scanning dengan melihat daftar isi, termasuk soal penggunaan micro SD, seperti pesan harus memformat microSD sebelum digunakan.

  1. MicroSD Orisinal atau Palsu

Membeli microSD di official store adalah jalan singkat untuk mendapatkan microSD yang orisinal. Selain itu, kita juga bisa jeli dalam membandingkan tampilan desainnya. Sebab, desain microSD yang tidak orisinal biasanya terkesan tidak proporsional.

*informasi dari berbagai sumber

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

Rossi: Pensiun dari MotoGP, Misteri & Asal-usul Nomor 46

Pembalap kesayangan banyak orang yang bahkan bisa diumpamakan sebagai nama pertama yang disebutkan ketika bicara MotoGP di masa ini: Valentino Rossi a.k.a The Doctor pada akhirnya secara resmi memutuskan undur diri dari balap MotoGP.

“Ciao! Selamat tinggal untuk semuanya. Saya merasa sedikit terharu. Malu di sini, saya butuh meja yang sepi orang,” kata dia di sebuah tempat yang bisa dikatakan monumental.

BACA:
Yamaha YZ65, Motocross Jet buat Anak-Anak 8-10 Tahun

Saat itu, Rossi berbicara dalam konferensi pers di Styrian GP, tempat ia kali pertama meraih podium grand prix di kelas 125cc tahun 1996.

“Saya mengatakan bahwa saya akan mengambil keputusan saya untuk tahun depan setelah liburan musim panas. (Namun) saya memutuskan untuk berhenti di akhir musim, jadi sayangnya ini akan menjadi musim terakhir saya sebagai pembalap MotoGP,” lanjut Rossi, dikutip Motorsport.com.

BACA:
3 Keunikan Rantai Motor Ceko buat Ninja 250, CBR250RR, R25 sampai Moge ER6

Turun selama 26 musim, Rossi menggenggam tujuh gelar kelas utama di MotoGP, kelas 250cc dan 125cc. Dari 414 start, ia mencatatkan 115 kemenangan grand prix.

Namun setelah kehilangan slot dari pabrikan Yamaha di 2021 ini, Rossi memilih menikmati dukungan Yamaha Petronas SRT.

Selayaknya turunan setelah tanjakan, ia hanya mencetak 19 poin dari sembilan balapan pertama.

BACA:
Boncengan Era Pandemi Batasi Jarak, Gunakan Sena untuk Bicara

Misteri tentang Rossi juga bergulir termasuk bagaimana akhirnya seorang pembalap hingga di usia 40-an ini masih terus di lintasan.

Ada rumor kedekatan dengan suatu pihak. Bahkan bumbu ego yang dikait-kaitkan dengan nomor “46” sebagai target muluk-muluk sebagai usia pensiun, bagi pria yang memulai karier motorsport-nya di kart ini.

BACA:
Motor Special Engine Ngejambak YZ250-YZ450, Hobi Sekaligus Buat Buka Lahan

Namun tidak sedikit yang lupa mengenai tradisi–alih-alih industri–termasuk di dunia olahraga. Valentino Rossi, tulis Simon Patterson dari The Race, menyimpulkan bahwa nama sang pembalap sudah menjadi sebuah merek.

“Ia telah berhasil melakukan sesuatu yang hanya sedikit dilakukan oleh atlet lain, melampaui prestasi di olahraga mereka sendiri, dan menjadi figur bertaraf global. Michael Jordan, Tiger Woods, Usain Bolt, mereka masuk daftar eksklusif olahragawan yang menjadi tokoh utama, dan Rossi ada di dalam daftar tersebut,” tulisnya.

BACA:
Helm Motor Airoh GP550S Aksen Transparan… Oke Buat Pasang Interkom SENA

Pandangan yang sulit ditampik terlepas dari fakta di belakangnya. Bagaimanapun, ini adalah sebuah prestasi bagi dirinya, bagi dunia, yang berangkat dari kegigihan, dan daya tarik personal sang rider.

Humble, boleh dibilang demikian, saat beberapa orang di Indonesia berkesempatan bertemu bahkan berlama-lama dengannya. Punya sikap hormat–seperti juga bagaimana dia akhirnya tetap menggunakan angka “46”.

Asal-usul “46” adalah nomor penting demi menghormati sang ayah, Graziano Rossi, yang juga pembalap. Melihat bagaimana puncak prestasi sang ayah saat menggunakan nomor tersebut bersama Suzuki sebagai pembalap Grand Prix, maka sebuah hukum berlanjut: menghormati dibalas dengan penghormatan. Selamat pensiun Rossi! Selamat menikmati balasan kemurah-hatianmu di sisa perjalanan ini!

DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

Helm Airoh Commander… Siap SENA & Punya Bonus Slot Mounting GoPro…

Airoh Commander yang kami sediakan di DuniaMotor.com adalah helm dengan banyak fungsi. Berstatus dual purpose, atau mereka sebut dual sport, cap-nya bisa dilepas dan ternyata sudah punya mounting GoPro.

Sewaktu kita buka boks-nya, helm Airoh Commander memiliki bonus satu boks lain yang berisi part-part untuk mounting action cam tersebut.

Pastinya langsung terbayang, setelah pasang SENA di helm, action cam juga ikut dipasang di area kepala, entah model offroad atau tanpa cap atau tudung,

Part-part itu antara lain terdiri dari dudukan atau slot untuk mounting action cam saat kita pakai cap, dan juga ada yang khusus untuk lepas cap.

Satu part lainnya adalah rel untuk pasang mounting, yang di bagian bawahnya dilengkapi perekat.

Cara pemasangannya, kita harus mencungkil dulu penutup-penutup berwarna hitam yang terdapat di atas dan kanan-kiri. Proses cungkilnya cukup mudah, bisa dengan ujung obeng pipih atau bilah pin set, tetapi pastikan bodi helm tidak lecet.

BACA:
Boncengan Era Pandemi Batasi Jarak, Gunakan Sena untuk Bicara

Dengan part-part yang ready ini, fungsinya pun bisa jadi untuk double action-cam, ketika misalnya Airoh Commander dipasangi SENA intercom-action cam 10C Pro ataupun 10C Evo. Lantas slot mounting tadi bisa digunakan untuk GoPro dengan sudut pandang berbeda.

SENA sendiri sudah memiliki add-on atau perangkat tambahan untuk merekam obrolan interkom, SENA GP10.

Jadi saat terhubung ke SENA, tipe apa pun yang ready untuk pairing dengannya, obrolan di interkom ikut terekam dalam video GoPro.

BACA:
Interkom-Kamera Helm SENA 10C Evo Gambar Bening… Audio Bisa Jernih & Nge-Bass…

Nah akan lebih seru lagi saat peran rekam video ditambah SENA 10C Pro atau 10C Evo tadi karena juga bisa ikut merekam bahkan menambahkan musik atau audio sebagai latar video.

Rasa-rasanya, motovlog dengan SENA di helm double-visor 1.430 gram ber-DD ring ini jadi makin gaspoll…


AIROH COMMANDER
Rp.5.600.000

SPESIFIKASI
– Double visor
– Model on-road sekaligus off-road
– Ikat dagu model DD ring
– Bobot lebih kurang 1.430 gram
– Material batok atau cangkang high performance composite
– Visor tahan gores dan sinar UV
– Ventilasi mulut, dagu, dan atas
– Busa lepas pasang


Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)

Helm Motor Airoh GP550S Aksen Transparan… Oke Buat Pasang Interkom SENA

Pilihan helm sport full face yang terhitung branded kini semakin banyak. Salah satunya dari Airoh Italia, yakni tipe Airoh GP550S dengan sayap besar di belakang.

Buat para rider yang mencari helm dengan kualitas di level ini, dan HARGA masih di bawah Arai atau sekelasnya, maka Airoh GP550S layak untuk dibidik.

Kalau kita menggenggam bodi dan melihat rangkaian busa dalam yang tebal-empuknya saja, bagian-bagian itu sudah menunjukkan penilaian tersebut. Apalagi secara spesifikasi, Airoh memakai busa material anti alergi didukung ventilasi angin depan, atas, dan area spoiler.

KLIK:
Pilihan Warna-Warna Helm Motor Airoh GP550S

Ikat dagu dengan ring ganda atau DD-ring dan busa tarik emergensi sudah masuk dalam daftar spesifikasi keselamatannya.

Namun, sekilas lirik—-selain sayap spoiler besar di belakang—-ada yang menarik dari Airoh GP550S, terutama di seputar visor. Di sana, area mekanis bukaan visornya beraksen transparan.

Selain sayap besar di belakang,
area bukaan visornya
ber-aksen transparan

Saat kita mengenakannya dan mengaspal, suguhan detail satu itu bersama juga sayap spoiler-nya akan jadi hiburan mata tersendiri.

Melengkapi cangkang material HPC (high performance composite), sistem mekanisme bukaan visor atau ratchet visor itu secara pewarnaan dibiarkan sama dengan warna cangkangnya—-sehingga menguatkan kesan visor bening transparan.

Biasanya, area tersebut dibuat hitam dari dalam atau menggunakan semacam pod penutup. Maka karena desain yang menonjol ini, jadilah ia poin penting buat yang suka pula dengan gaya-gaya kaca transparan bening-bening, seperti biasa diterapkan di windshield motor.

Bobotnya umum untuk rata-rata helm enteng, yakni di 1.360 gr dengan visor yang siap segala rupa: desain flat, quick release, anti gores, UV resistant, tear off ready, block system model kunci geser.

Sepaket di boks-nya sudah ada stop wind dan visor warna dark smoke. Ditambah pula lapisan anti embun untuk dipasang di pin yang siap di visor: Pinlock 70.

Ada 3 ukuran cangkang (XS, S-M, L-XL), dan tersedia dalam beberapa warna, antara lain Wander Blue Gloss, Venom Black Gloss, Venom Red Gloss Matte, dan Vector.

KLIK:
Interkom-Kamera Helm SENA 10C Evo Gambar Bening… Audio Bisa Jernih & Nge-Bass…

Apakah siap untuk dipasangi interkom Sena? Area dindingnya oke untuk clamp jepit. Lantas speaker-nya bisa dipasangkan di dinding dengan ceruk telinga lumayan lega–didukung busa empuknya.

Desainer-nya juga menyuguhkan area bantalan yang terjahit fleksibel di busa pipi. Kalau pakai speaker HD yang ramping untuk interkom Sena, hasilnya akan dirasa maksimal. Sip, kita kasih jempol buat helm satu ini…

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
0818 SHOP DM (0818 7467 36)