Honda ADV 160, Mesin dan Bagasi Lebih Gede

Setelah siluetnya beredar, PT Astra Honda Motor akhirnya resmi mengumumkan peluncuran New Honda ADV160. Sesuai namanya, mesinnya pun naik cc dari sebelumnya 150 cc menjadi 160 cc.

Di luar itu, ada beberapa pembaruan lagi yang juga diumumkan PT Astra Honda Motor (AHM) terkait motor di segmen skutik adventure ini.

“Performa dan fitur-fitur unggulan pada skutik ini mendukung pengendara yang memiliki daya jelajah jarak jauh dan memberikan kekuatan melaju untuk mengeksplorasi berbagai kondisi jalan,” ujar President Director AHM Keiichi Yasuda.

Kontur dan kondisi jalanan di Indonesia yang beragam menjadi poin tersendiri untuk kesenangan bagi pengendara yang gemar menjelajah.

”New Honda ADV160 kini hadir semakin tangguh, bertenaga, dan juga nyaman untuk dikendarai,” kata Executive Vice President Director AHM Johannes Loman.

Paparan para pejabat dari AHM ini berkaitan dengan sejumlah perubahan pada ADV 160. Salah satunya soal tinggi jok.

Tingginya kini menjadi 780 mm, atau lebih rendah dari sebelumnya (berkurang 15 mm), dengan ground clearance 165 mm.

Daya mesin 11,8 kW @8.500 rpm. Torsi hingga 14,7 NM @6.500 rpm. Mesin 160 cc-nya dipadukan dengan fitur HSTC (Honda Selectable Torque Control).

HSTC bisa di-on/off-kan untuk membatasi torsi mesin jika terdeteksi adanya perbedaan kecepatan putaran ban depan dengan ban belakang. Fungsinya untuk menghindarkan potensi ban selip. Tapi tinggal off-kan saat ingin merasakan torsi maks khususnya saat start.

HSTC sudah lebih dulu ada di PCX 160, dan sebelumnya digunakan di Honda CRF 1000L Africa Twin, Honda Gold Wing, CBR 1000RR, X-ADV 750, dan Forza.

Bodi samping belakang juga berpenampang lebih lebar, seiring bodi samping depan yang semakin tajam. Efeknya, ruang pijakan kaki (step floor) lebih luas.

Perubahan bentuk bodi samping pada akhirnya menambah luas volume bagasi. Totalnya pun menjadi 30 liter atau diklaim naik 2 liter dibanding ADV 150.

Panel meter full digitalnya punya layar besar untuk lebih memudahkan informasi, termasuk untuk putaran mesin (takometer/ rpm meter) dan trip duration (elapsed time). Tombol pengaturan pun dipisah, terletak di antara handle bar dan panel meter.

Indikator aki, indikator suhu luar (yang pertama di kelasnya), konsumsi bahan bakar rata-rata, konsumsi bahan bakar instan, indikator penggantian oli mesin, jam, Trip A dan Trip B juga tersedia di sana.

Honda Smart Key dan alarm system dipertahankan, lalu USB charger pada console box dengan daya maksimal 5V 2,1A dipasangkan untuk menggantikan power charger pada model lama.

Klik:
ALAT KOMUNIKASI DI HELM, NGOBROL SAMA-SAMA PEMOTOR & DENGAR MUSIK

Soal harga, skutik yang mempertahankan ESS (Emergency Stop Signal) ini dipasarkan dengan dua tipe, ABS dan CBS dengan total 6 varian warna.

Tipe CBS dipasarkan seharga Rp 36.000.000 (on the road Jakarta), dengan tiga pilihan warna, yakni Dynamic Black, Dynamic Red, dan Dynamic White.

Sementara itu, tipe ABS dipasarkan Rp 39.250.000 (on the road Jakarta), tersedia dalam tiga warna, yakni Tough Matte Black, Tough Matte Red, dan Tough Matte White. Pada tipe ini, emblem di samping bodi semakin manis dengan laburan warna Burn Titanium, begitu pula dengan pelek dan handle bar.

Kawasaki Luncurkan KLX 230 Baru dan 230 SUPERMOTO, Plus Sepeda Trail Listrik Anak-Anak

Kawasaki Motor Indonesia atau KMI meluncurkan tiga motor sekaligus dalam ajang Jakarta Fair 2022, Kamis (9/6/2022) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Ketiganya adalah KLX230S, KLX230SM dan Elektrode.

KLX230S merupakan versi terbaru dari KLX 230 adventure, sedangkan KLX230SM merupakan KLX 230 Supermoto, sementara Elektrode merupakan sepeda trail listrik anak-anak.

“Kawasaki selalu coba komitmen untuk mengembangkan teknologi baru. Dengan dua motor dan sepeda listrik terbaru Kawasaki ini, kami siap berikan kesenangan dan kenikmatan bagi pengguna motor dan sepeda listrik di segala usia,” kata Michael C. Tanadhi, Head Sales &
Promotion KMI.

KLX230S untuk adventure bertampilan jog low down seat 830mm. Kawasaki juga menjanjikan tiga fitur utama, yaitu tenaga yang lebih stabil, rugged chassis, dan high-performance capability.

Mesin silinder tunggal dengan dual katup tenaga 18,7 HP, serta torsi maksimum 19,8 Nm dipasangkan dengan transmisi enam-percepatan.

Travel suspensi depan 220mm dan belakang 223mm, sedangkan ground clearance-nya juga mencapai 210 mm dari permukaan tanah. Motor ini sendiri dibanderol Rp 49.900.000.

Bagaimana dengan versi KLX 230 Supermoto? Dari cc mesin, dia adalah model alternatif yang lebih ringan dari model D-TRACKER X.

KLIK:
Interkom Helm Baru, Versi Komunikasi Mesh Only

Suspensi depan jenis teleskopik, dan belakang model unitrak. Diameter roda depan-belakang 17 inci. Sistem pengereman sudah cakram petal di depan-belakang. Lalu velg depan 3 inci dan belakang 3,5 inci sehingga terlihat lebar.

Suspensi disetting berorientasi aspal jalanan sehingga pegas lebih kaku dan travel lebih sedikit dibandingkan KLX230S (depan 204 mm, belakang 168. Motor ini sendiri dibanderol Rp 54.500.000.

Sepeda trail listrik anak-anak? Kawasaki Elektrode sendiri belum resmi dijual tetapi sudah diestimasi akan berbanderol Rp 20 juta.

Ia diset untuk anak-anak berusia mulai dari 3 hingga 8 tahun. Memakai motor listrik 250 watt, ia dibuat dan tampil simpel agar mendorong minat anak-anak untuk mencobanya.

Memakai baterai lithium-ion yang bisa digunakan hingga 2,5 jam dalam sekali charge, dan butuh 2,5 jam pula untuk full recharge, Kawasaki Elektrode punya tiga mode kecepatan (Rendah: maks 8 km/jam, Sedang: maks 12 km/jam, Tinggi: maks 21km/jam). Mode baru bisa dipindah dengan kata sandi dari orang tua.

Ramah Ongkir… PARANI Kini Tersedia di BALIKPAPAN dan BANJARMASIN

Interkom helm entry level, Parani, kini hadir di Balikpapan dan Banjarmasin. Alat komunikasi Bluetooth “backed by Sena” ini karenanya lebih dekat dan lebih ramah ongkos kirim (ongkir) bagi rider di wilayah Kalimantan tersebut.

Dengan tersedianya Parani di dua kota ini, maka biaya kirim bisa ditekan bahkan hingga 400 persen lebih!

Jika sebelumnya Parani mungkin harus dikirim antar-pulau dengan biaya paket sekitar Rp 50.000 bahkan Rp 65.000 untuk pengiriman 1 kg, maka kini biaya untuk rute dalam kota Balikpapan atau Banjarmasin di bawah Rp 10.000.

Interkom helm Parani yang sudah terjual di seluruh Indonesia menjadi andalan alat komunikasi di tengah ramainya kerseruan bersepeda motor, entah kala weekend seperti sunmori dan satmori, touring, bahkan kebutuhan harian.

Perangkat ini bisa terhubung hingga ke tiga teman untuk berkomunikasi tanpa menekan tombol apa-apa dan tentu tanpa pulsa. Dengan begitu, berkendara sama-sama menjadi lebih asyik dengan diisi obrolan, bahkan untuk menginformasikan rute hingga kewaspadaan akan bahaya di depan.

… biaya kirim bisa ditekan bahkan hingga 400 persen lebih …

Jalur komunikasi menggunakan sinyal Bluetooth setelah proses penyandingan atau pairing, sementara ia juga bisa terhubung ke smartphone, yang bukan hanya satu tetapi dua perangkat untuk kebutuhan telepon dan musik.

Artinya, selain berkomunikasi sesama Parani sambil riding bersama, Parani juga berguna untuk bertelepon atapun mendengarkan musik di jalan, tanpa merasakan telinga terganjal speaker—sebab pemasangan dilakukan di kanan-kiri dinding helm.

Parani Indonesia saat ini menghadirkan tipe M10 (Rp 950.000) dengan kontrol model bundaran jog dial tekan putar, juga A10 (Rp 995.000) dan A20 speaker HD (Rp 1.250.000) untuk penyuka model rata menggunakan tombol plus dan minus.

Satu paket perangkat Parani sudah siap pasang di helm, yang sudah terdiri dari unit modul, pilihan speaker-mic (service kit), baik untuk helm full face, maupun half face dan modular.

So, Parani kami menjadi lebih dekat ke teman-teman rider sekalian, bahkan bisa pula dimanfaatkan oleh rider Kalimantan secara lebih luas untuk menghemat ongkir, begitu pula wilayah Indonesia timur lainnya.

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)

Interkom Helm Khusus Mesh…. Sena Spider ST1 (COMING SOON)

Mesh terkenal sebagai jaringan interkom helm motor yang cukup sekali klik, maka koneksi akan terbangun bagi siapa pun yang memiliki Mesh di saluran yang sama. Sekali klik, nyambung semua…. sebanyak mungkin rider…..

Mesh memang sesimpel itu, dan menjadi pembaruan ketika Sena memasangkannya bersamaan dengan koneksi Bluetooth, baik di seri 30K, 50S, maupun kombinasi Mesh-action cam 50C sebagai tipe tertinggi untuk saat ini.

Kini, Sena Indonesia menghadirkan Sena Spider ST1. Ini adalah interkom yang khusus menggunakan jaringan Mesh saja. Termasuk pula, fungsi untuk berpindah dari total 9 channel Mesh, dan juga grup privat Group Mesh yang muat hingga 24 rider.

Lebih simpel, harga lebih ramah rekening. Spesifikasinya pun lebih kurang sama dengan Sena 50S minus koneksi pairing Bluetooth 4-rider.

Speaker-nya sudah HD, Bluetooth 5.2 menambah kualitas terutama untuk fungsi pairing yang di Sena Spider ST1 memungkinkan untuk 2 smartphone.

Didukung fungsi suara multi-kerja (audio multi-tasking), kita bisa berkomunikasi, mendengarkan musik, atau GPS secara bergantian tanpa menyentuh tombol apa-apa.

Speakernya sendiri sudah HD sesuai tagline Sena Indonesia #semuaakanpremiumspeakerspadawaktunya dan dilengkapi pengaturan audio equalizer, yang terdiri dari Balance, lalu Bass Boost (diset di 20 Hz-250 Hz), Mid Boost (250 Hz-4 kHz), dan Treble Boost (4 kHz-20 kHz).

Fast charging juga menyertai. Cukup 20 menit charging, maka cukup untuk penggunaan Mesh selama 2 jam.

So, tampilan yang hitam, interkom langsung Mesh, speaker HD dan mini-equalizer, sumber suara kerja bergantian audio-multitasking, sudah satu paket siap pasang di helm…. Let’s welcome Sena Spider ST1.

SPESIFIKASI

  • Interkom Mesh sekali klik
  • Bluetooth 5.2
  • 9 pilihan channel Mesh
  • Group Mesh 24 rider
  • Speaker HD
  • Audio equalizer
  • Audio multi-kerja
  • Fast charging
  • Lama charging 2,5 jam
  • Koneksi 2 ponsel
  • Suara HD telepon
  • Speed dial
  • USB type-C

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)

Suzuki Hengkang dari MotoGP, Begini Nasib Joan Mir dan Alex Rins

Suzuki dikabarkan tengah berdiskusi dengan Dorna selaku penyelenggara MotoGP untuk hengkang dari balapan bergengsi tersebut.

Kenapa Suzuki keluar dari MotoGP? Pihak MotoGP sendiri menginfokan bahwa situasi ekonomi saat ini dan kebutuhan untuk memusatkan pada perubahan besar yang dihadapi dunia otomotif adalah alasannya.

Karena hal tersebut, Suzuki secara drastis mengurangi biaya terkait balap dan menggunakan semua sumber daya ekonomi dan manusianya dalam mengembangkan teknologi baru.

Lantas bagaimana dengan duo rider-nya, Joan Mir dan Alex Rins, yang sudah susah payah mengukir prestasi?

Joan Mir sang mantan Juara Dunia MotoGP, dan Alex Rins sang pemenang balapan MotoGP tiga kali, sama-sama mengaku bahwa manajer mereka masing-masing sedang dalam pembicaraan dengan kelima pabrikan MotoGP untuk mendapatkan kursi potensial tahun depan.

Salah satu tim yang mungkin menjadi rumah bagi Mir pada tahun 2023 adalah Repsol Honda (HRC). Joan Mir mengonfirmasi bahwa pembicaraan sedang berlangsung dengan HRC tentang kemungkinan perpindahan.

“Selepas di Jerez, kami secara resmi dalam status bebas. Saat ini, tentu manajer saya akan memiliki lebih banyak pekerjaan. Dia berbicara dengan Honda, dengan pabrikan yang berbeda, untuk mencoba memperbaiki masa depan saya. Tapi itu tidak mudah,” kata Joan Mir.

Juara Dunia 2020 ini membicarakan rumor yang mengaitkannya dengan tim Honda sambil mengakui bahwa kondisi saat ini sulit bagi seluruh keluarga Suzuki di MotoGP.

Saat ini, tentu manajer saya akan memiliki lebih banyak pekerjaan. Dia berbicara dengan Honda

“Apakah saya terburu-buru? Tidak, tidak terlalu. Jika Anda bertanya kepada setiap pembalap di paddock, mereka akan mengatakan bahwa mereka lebih suka masa depan mereka diperbaiki daripada tidak. Semua orang sama dalam hal itu,” kata dia.

Pembalap Repsol Honda saat ini, Pol Espargaro, menanggapi kabar bahwa dia sudah diberitahu akan digantikan oleh Juara Dunia 2020 tersebut pada musim depan dengan menyebut cerita itu sebagai “berita palsu”. Namun, mantan Juara Dunia Moto2 itu mengungkapkan bahwa dia sedang menjajaki beberapa opsi rencana yang potensial.

“Yang pasti, ini adalah pasar bebas. Dalam hal ini, Honda mencari pebalap, dan saya mencari motor. Mungkin kita akan mencapai kesepakatan lagi atau mungkin kita akan menempuh jalan yang berbeda. Ada tempat bebas lainnya di MotoGP. Saya seorang pebalap MotoGP, dan jika kami tidak mencapai kesepakatan dengan Honda, maka itu tidak masalah, ada tempat lain untuk dituju,” akunya.

Namun pertanyaan besarnya adalah ke mana Alex Rins akan balapan di tahun 2023? Beberapa mengaitkannya dengan Yamaha karena kesamaan antara motor Yamaha M1 dan Suzuki GSX-RR. Namun, dengan kondisi bahwa Fabio Quartararo terlihat semakin cerah, maka sang pembalap satu ini akan tetap bersama tim pabrikan Yamaha.

Di sisi lain, rekan Quartararo, Franco Morbidelli, memiliki kesepakatan 2023 dan dengan cepat meyakinkan media bahwa kontraknya ketat.

“Saya akan balapan di Yamaha tahun depan, dan kemudian kita harus melihat. Fakta bahwa ada dua pembalap kuat tanpa tim mungkin akan menciptakan ‘kekacauan’ di pasar pembalap. Namun, saya tidak melihat hal ini mempengaruhi masa depan saya dalam jangka pendek,” kata Morbidelli.

Bisakah Rins menerima kondisi lain, misalnya bergabung ke tim satelit Yamaha? Atau bisakah dia menemukan kursi kosong di Aprilia, Ducati, atau KTM? Atau bisakah dia bergabung dengan Mir untuk memperebutkan tempat di Repsol Honda?

“Saat ini, saya tidak punya apa-apa untuk tahun depan. Namun, saya memiliki manajer yang pasti akan sibuk dibanding minggu-minggu sebelumnya. Saya hanya perlu terus melakukan apa yang saya lakukan,” akunya.

Sejujurnya, kata dia, kondisi ini memberinya dorongan ekstra karena ia dan Mir memiliki motor yang tepat.

“Ini adalah paket motor terbaik yang kami miliki. Jadi, mari tunjukkan kepada mereka bahwa mereka membuat keputusan yang salah. Rencananya adalah untuk melanjutkan. Kami sedang bernegosiasi. Jika Livio (Livio Suppo, Project Leader Suzuki Ecstar) atau Sahara-san (Shinichi Sahara, manajer tim) tahu situasi ini akan terjadi, kami tidak akan memulai negosiasi itu,” kata Mir.

Klik:
INTERKOM HELM MOTOR, NGOBROL GRUP & ANGKAT TELEPON JADI SIMPEL

KEBUTUHAN SEPEDA MOTOR:

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)

Berburu Part DUCATI Lawas, dari Timing Belt sampai Oil Cooler

Sebagai sebuah sepeda motor Italia yang bak karya seni, Ducati memang tidak jarang membuat pemiliknya berlama-lama untuk memilikinya atau bahkan memburu di tiap serinya.

Sebut saja model sport Ducati 916 atau 996, model Supersport 600 atau 700, hingga model naked Monster yang masih eksis hingga kini.

Gerai hobi DuniaMotor.com memiliki “harta karun” spare part-spare part untuk motor-motor Ducati, baik untuk tipe lawas maupun terkini. Simak pilihannya di bawah ini.

TIMING BELT

Timing Belt tipe 73710021A dan 73710031A tersedia dan masing-masing bisa digunakan untuk berbagai seri Ducati. Timing belt yang per satu paket dapat dua ini antara lain diperuntukkan bagi tipe Ducati keluaran 1990-an.

Misalnya untuk Ducati 748 SP Biposto, Ducati 851 Superbike Racing 91, Ducati 916 SP96, Superbike Racing91, Ducati 851 90 SP, Ducati 996 SPS. (cek selengkapnya di link ini)

Untuk tipe 73710021A, timing belt bisa digunakan di Monster 400 (’00-’08), Monster 600 (’98-’01), Monster 620 (’02-’06), Monster 695 (’07-’08), Monster 750 (’98-’02), Monster 800 (’03-’04), Sport 750 (’99-’02), dan Sport 800 (’03-’04). (cek selengkapnya di link ini)

OIL COOLER

Bagi yang cari pendingin oli, ini adalah produk Ducati dengan kode produk 54840121A dan merupakan oil cooler untuk Ducati 916 dan 996.

Ia merupakan pengganti jika part yang lama telah rusak, barangkalai karena sudah usia. Produk ini sendiri merupakan OEM Ducati.

KANVAS KOPLING

Set kampas kopling tersedia dengan kode produk 19020051A. Set ini bisa diaplikasikan terutama untuk Ducati Monster 600 tahun 1995-1996-1997. Ia juga bisa diaplikasikan untuk Ducati Supersport.

Ducati Supersport 600 SS Carenata 1994 misalnya, lalu juga Ducati Supersport 600 SS Nuda 1994 Ducati Supersport 600 SS Nuda 1995, Ducati Supersport 600 SS Carenata 1995, Ducati Supersport 600 SS Nuda 1996.

Begitu juga untuk Ducati Supersport 600 SS Nuda 1998, Ducati Supersport 600 SS Carenata 1998, Ducati Supersport 750 SS Carenata 1995, Ducati Supersport 750 SS Nuda 1995. (cek selengkapnya di link ini)

ABS RACING ECU CONTROL UNIT

Bagi para pengguna Ducati Monster 796, part ABS Racing ECU Control Unit ini tersedia pula dengan kode produk 286.4.185.2A. Cocok bagi kebutuhan racing di motor “monster” Italia satu itu.

ADAPTOR SPACER DUCATI MULTISTRADA

Ducati Multistrada yang merupakan “street trailie” mungkin punya posisi handlebar yang lebih pas jika dipasangi spacer atau tambahan tinggi supaya lebih nyaman.

Ini merupakan produk CNC Racing Bar Adaptor Spacer 30 mm yang artinya akan ada tambahan tinggi sekitar 3 cm. Penggunaannya cocok untuk Ducati Multistrada 950, 1200, dan tipe 1260.

PART LAINNYA:
Sprocket Cover Ducati Multistrada
Timing Inspection Cover Ducati Scrambler Diavel
Ring Nut 
Nuts Ring Gear 
Timing Belt Cover Streetfighter 848
Timing Belt Cover Scrambler/Monster
Radiator Guard Monster
Oil Cooler Guard Hypermotard
Handlebar Tube
Fairing Guard Multistrada

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)

Vespa Tua Listrik, Motor Asli Marquez, IIMS 2022 Juga Pamerkan Skuter Listrik Mirip NMAX …….

Vespa tua listrik? Sosok klasik dengan motor elektrik yang sepenuhnya “minum” dari colokan listrik memang menjadi pertanda bahwa semakin banyak pihak yang sudah bersiap-siap akan era listrik.

Ini yang bisa dijumpai di Indonesia International Motor Show 2022 atau IIMS Hybrid di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Vespa tua listrik itu dipajang dengan set perangkat ubahan yang sudah dijual paketan. Dua pilihan paket elektrik diperlihatkan, siap pasang di Vespa klasik.

Ada “Speedster” dan “Duro”. Masing-masing untuk yang suka gaspol dan suka santai. Digarap oleh Elder, Speedster mencakup motor elektrik Elettrico V2 dengan kecepatan maskimal 75-80 km/jam dan beterai litium yang bisa dipakai hingga 75 km.

Untuk yang versi “Duro”, tipe mesinnya memungkinkan kecepatan maks 50-55 km/jam dengan jarak tempuh sampai 45 km. Harga set perangkatnya sendiri yang termahal Rp 25 jutaan.

Bicara skuter listrik, yang tidak kalah menarik juga adalah motor yang belakangan sering disebut-sebut sebagai NMAX listrik.

Motor bernama Yamaha E01 ini disebut NMAX listrik karena memang banyak kemiripan. Handel setirnya serupa, walau ada adjustable windscreen di sana. Desain peleknya juga mirip.

Saat dipajang, area sekitar lampu utama merupakan tutup soket charger untuk pengisian daya. NMAX listrik ini sendiri punya tenaga maksimum 8,1 kW @5.000 rpm dan torsi 30 Nm @2.000 rpm.

Jarak tempuhnya menurut data 104 km jika baterai terisi penuh. Kecepatan maksimalnya sendiri 100 km/jam,

Bicara menjajal motor listrik, IIMS Hybrid 2022 tetap dengan menu test drive sepeda motor termasuk yang elektrik. Memang sensasinya berbeda jika dibandingkan skuter reguler klasik seperti Royal Alloy.

Skuter listrik seperti minim sekali reaksi saat puntir gas. Tapi memang sangat senyap sehingga minimal sekali dalam hal polusi suara, dan juga tentunya tidak ada bau gas buang sama sekali.

IIMS Hybrid 2022 juga menjadi tempat bagi Astra Honda Motor memajang sepeda motor asli yang digunakan pembalap MotoGP Marc Marquez. Bahkan potongan baju balap dan lainnya ikut dipajang di sana.

Klik
INTERKOM HELM MOTOR, SAMBUNG KE SMARTPHONE DAN NGOBROL ANTAR-HELM

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)

Motor Listrik MotoE Setara MotoGP di IIMS 2022, Harga Lebih dari Rp 1 M

JAKARTA, DUNIAMOTOR.COM — Indonesia International Motor Show (IIMS) 2022 salah satunya dihadiri Utomocorp yang kali ini memboyong tiga motor listrik ke area pameran.

Satu di antaranya adalah versi jalanan dari motor listrik MotoE yang merupakan versi listrik dari ajang MotoGP, Energica Ego.

“Ini very high power, high speed. Motornya kenceng banget soalnya, jadi tes harus di tempat khusus,” kata CEO Utomocorp, Deni Utomo.

Tes yang dimaksudnya adalah tes bagi para pembelinya. Sebab, Utomocorp yang menaungi merek motor unik lain seperti Italjet menyediakan kesempatan tes bagi mereka.

Energica Ego sendiri saat itu dihadirkan bareng versi naked-nya, Energica Eva Ribelle, yang menurut Deni sudah dipesan oleh dua pembeli.

“Untuk motor-motor ini sudah ada beberapa customer coba. Untuk yang Ribelle, sudah ada yang pesan 2 unit,” aku bos yang juga menaungi merek skuter klasic Royal Alloy tersebut.

Versi jalan raya MotoE tentu membuat fitur-fiturnya tidak trondol, alias lengkap. Pengaturan mode untuk jalan basah hingga sport untuk penggunaan di sirkuit. Di sini juga ada pengontrol traksi, ABS, hingga info seperti sisa baterai dan suhu baterai. Tombol-tombol tersedia di kanan-kiri handel.

Dengan baterai memenuhi area mesin dan tangki, motor ini punya torsi 215 Nm dengan jarak tempuh 420 km. Kecepatannya disebut di atas 270 km/jam.

Di tengah MotoE yang sedang memanas menuju budaya motor listrik termasuk versi performa seperti ini, dua motor ini dipasarkan di kisaran Rp 1 miliar atau tepatnya Rp 1,1 sampai Rp 1,4 miliar OTR.

Selain Energica Ego (fairing) dan Energica Eva Ribelle (naked), Utomocorp yang sedang bekerja sama dengan pemerintah untuk pengadaan skuter listrik kembali memperkenalkan lini baru di jajaran skuternya, NIU, yakni NIU Gova 05.

Performa baru dengan laju hingga 80 km/jam dan jarak tempuh 100 km. Lalu susunan ukuran roda depan-belakang berbeda, yakni 12 dan 14 inci. Tujuannya untuk menawarkan peningkatan di cengkeraman dan handling.

“NIU ini (berbeda dengan kompetitornya karena) sudah bertahun-tahun dan merupakan produk global. Di eropa dealernya di mana-mana, jadi sudah berpengalaman,” kata Deni.

Klik:
INTERKOM HELM SENA 50S KINI BERAUDIO HARMAN KARDON

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)

Menteri Buka IIMS Hybrid 2022, Sebut Harga Listrik Cuma 10 Persen Bensin

JAKARTA, DUNIAMOTOR.COM – Gelaran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) di 2022 resmi dibuka dengan mengangkat tema Hybrid, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (31/3/2022).

Pameran yang menurut kabar akan dibuka oleh Presiden Jokowi dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto.

“Listrik itu nol subsidi sedangkan bahan bakar minyak itu kita subsidi. Teknologi ini menjadi jalan kita untuk mengurangi ketergantungan kita terhadap minyak,” ujar Menteri Erlangga.

Apa yang disampaikannya turut dimotori oleh pentingnya pula kesadaran bahwa harga listrik jauh lebih murah daripada harga bahan bakar minyak.

“Dari data yang ada, harga BBM sudah sampai Rp 15.000-17.000 yang setara 1,5 kWh sedangkan listrik hanya 10 persennya, sekitar Rp 1.500 per 1,5 kWh,” kata dia.

Perhelatan ini sendiri diramaikan oleh mobil dan sepeda motor listrik. Sejumlah produsen seperti Gesit hingga Volta hadir dengan pilihan-pilihan skutik elektrik. Bahkan Utomocorp selaku pemasar Italjet menghadirkan motor sport listrik kencang kelas MotoE, Energica.

Tidak ketinggalan brand-brand besar dan internasional yang turut menyuguhkan sepeda motor mereka dengan basis baterai sebagai tenaga penggerak.

Bahkan para modifikator juga turut dalam pameran, termasuk mengonversi sistem kerja bahan bakar sebuah kendaraan sepeda motor klasik menjadi berdaya elektrik. Termasuk di antaranya Elders yang mengubah Vespa tua berbaterai litium.

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)

Sena 50 Series Interkom Helm Motor Kini Didukung Audio Harman Kardon

Yang ditunggu-tunggu akhirnya terwujud. Sena 50 series kini hadir dengan dukungan audio Harman Kardon.

Bicara penggunaan interkom helm sepeda motor, eksistensi perangkat tersebut semakin tumbuh seiring dengan kehadiran produk yang secara level terus mengejar posisi puncak. Yang tebaru dari Sena Indonesia, hadir interkom premium Sena 50 series yang kali ini mendapat dukungan suara dari Harman Kardon.

Nama Harman Kardon sendiri sudah lekat dengan para penikmat audio khususnya di kelas premium. Kini, nama itu melekat di perangkat set clamp kit interkom helm sepeda motor Sena tipe tersebut.

Audio pada perangkat ini sendiri merupakan hasil riset bersama produsen audio kelas atas tadi dan Sena. Peningkatan kualitas sendiri dilakukan di bagian mikrofon dan speaker.

Audio pada perangkat ini merupakan hasil riset bersama Harman Kardon dan Sena

“Untuk speakernya, power dan racikannya berbeda dari Sena 50S dan 50R, meski yang sebelumnya secara pabrikan sudah menggunakan speaker HD. Mikrofonnya hadir dengan bentuk berbeda, serupa kondenser, lebih jernih ketika digunakan untuk berbicara,” ujar Bro Ron, dari Sena Indonesia.

Bentuk dari mikrofon selayaknya kondenser. Ia memiliki banyak rongga masuk sinyal suara dengan cakupan yang lebih luas. Lalu diiringi dengan perubahan sensor, maka kemampuan menangkap sinyal suara menjadi lebih baik tetapi juga fokus.

Bentuk dari mikrofon selayaknya kondenser… Ketebalan speaker driver unit Harman Kardon 7,5 mm

Hasilnya, perubahan tersebut meningkatan kualitas suara yang diucapkan oleh rider selaku pengguna sehingga komunikasi antar-rider menjadi lebih baik, yang tentunya dengan pengaturan hasil sentuhan Harman Kardon.

Untuk speaker, part dari Sena Harman Kardon ini terwujud dengan driver unit baru. Ketebalan driver di dalamnya pun berbeda, dan tetap mempertahankan pelindung busa. Jika ukuran driver unit untuk speaker HD sebelumnya 6,5 mm, ketebalan driver unit speaker Harman Kardon menjadi 7,5 mm.

Perubahan juga terjadi pada penerapan aplikasi baru “Sena Motorcycle App”. Saat modul 50S sudah diupgrade ke v-1.1, maka berbagai perubahan akan tersedia di aplikasi baru tersebut.

“Perubahan juga terjadi pada penerapan aplikasi baru ‘Sena Motorcycle App'”

Selain menyediakan tampilan kontrol baru, tersedia pula pilihan penerapan speaker “Harman Kardon Speakers” berikut pengaturan suara. Ada pengaturan yang fokus di musik, baik imbang “Music Balance” maupun yang menekan midrange lewat “Music Enhanced”.

Ada pula pilihan untuk “Voice”, “Bass Boost”, dan “Trbele Boost”. Memang cukup membangun rasa penasaran untuk mencobanya langsung satu per satu.

Singkatnya, melengkapi keunggulan Sena 50 series dengan kemampuan komunikasi yang terjalin di jaringan Mesh secara otomatis dan sebanyak mungkin rider dalam satu kali klik, maka kehadiran Sena 50 Harman Kardon menjadi sebuah puncak baru interkom sepeda motor dari Sena.

HARGA
Sena 50 Harman Kardon

Rp 4.950.000 Single Pack
Rp 9.500.000 Dual Pack

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)