Ahoy, SC Project Luncurkan Knalpot-Knalpot Baru

 

EICMA (Esposizione Internazionale Ciclo Motociclo e Accessori) alias Milan Motorcycle Shows 2019 digelar awal bulan ini. Produsen knalpot Italia SC Project yang jadi andalan juara Marc Marquez dan Jorge Lorenzo (Honda) juga kasih suguhan knalpot-knalpot baru.

Yes. Baru. Ini adalah model-model yang belum ada sebelumnya, tipe baru di jenisnya, dan menyesuaikan dengan kehadiran motor-motor baru di dunia.

Mereka meraciknya dari material-material terbaik, titanium CuNb (Copper dan Niobium), carbon fiber, dan anticorodal (kombinasi magnesium dan silisium) tipe 6082, dan inconel alloy.

Inconel sendiri adalah superalloy berbasis-nikel-kromium austenitik. Bahan tahan oksidasi yang sangat cocok di lingkungan ekstrem tekanan dan panas.

Nah, gak heran kan kalo SC Project jadi andalan duo Honda MotoGP, selain Moto2, World SuperSport Championship, sampai Isle of Man TT.

Di pameran EICMA 2019, SC Project yang bermarkas di Cassinetta di Lugagnano, Milan, Italia ini menyuguhkan total 5 tipe baru. Ada anggota keluarga baru SC1 yakni SC1-M, lalu MTR, Rally Raid, Metal Black, dan X-Plorer II yang merupakan lanjutan dari X-Plorer.

1. SC1-M, suara lebih “humble”


Model SC1-R yang terkenal di Superbike World Championship ini secara desain punya bentuk gemuk dengan lekukan ala jajaran genjang asimetris. Versi SC1-R punya arus buang yang los. Sementara, SC1-M hadir dengan area buang yang katakanlah lebih “humble” dengan dukungan DB killer.

Materialnya serba titanium, baik di bodi (high-grade), titanium kelas ringan untuk finishing-nya, dan begitu juga mounting. Sementara end-cap-nya adalah karbon. Tapi ada juga yang versi bodi carbon.

Model ini dibuat double-muffler untuk Ducati Hypermotard 950, Triumph Speet Triple 1050. Aprilia Dorsoduro 900, dan juga singular side muffler untuk model terbaru BMW S1000RR dan Kawasaki Ninja 400.

2. MTR, untuk motor touring-adventure

SC Projet membuat knalpot jenis baru bernama MTR. Kode ini merujuk pada “Multiple Road”. End cap-nya seluruhnya terbuat dari aluminium anticorodal dan digarap menggunakan mesin CNC.

Untuk merancang MTR, pihak SC bilang kalau mereka melakukan banyak tes untuk meringankan bobot bagian end-cap yang finishingnya juga unik seperti berulir ke bawah. Warna bagian end-cap ini sendiri dinamai “Black Pearl”.

MTR tersedia dengan homologasi Euro 4 untuk Ducati Multistrada 1260 dan 1200, serta untuk Ducati Scrambler 1100.

3. Rally Raid, full titanium gaya Reli Dakar

SC Project membuat jenis yang persis ditujukan buat motor full adventure gaya Reli Dakar. Misalnya, Honda CRF1000 Africa Twin dan KTM 790 Adventure.

Rally Raid yang akan beredar sudah berhomologasi Euro 4, dilengkapi DB killer, dan satu lagi, ini sepenuhnya bermaterial titanium, sampai ke soket down-pipe dan clamp-nya.

4. Metal Black, super-anyar dan “deep”

Sesuai namanya, Metal Black sepenuhnya hitam dengan material dasar stainless steel dengan end-cap aluminium (tipe 6082) dan digarap halus menggunakan mesin CNC. Lalu bagian luarnya diselimuti cat ceramic yang tahan temperatur tinggi.

Dua pilihan warna tersedia. Jadi bukan hanya yang sepenuhnya hitam, tapi juga two-colored. Nah, knalpot unik dan baru ini dibuat oleh SC Project untuk Suzuki Katana.

5. X-Plorer II, generasi baru untuk motor cross-over


Xplorer generasi kedua ini secara model diarahkan ke motor cross-over. Disebut begitu karena dia cocok, baik untuk motor model modern sport-tourer maupun maxi-enduro.

Bahannya titanium ringan dengan finishing titanium natural dan end-cap carbon desain eksklusif, serta DB killer yang didesain khusus pula. Saat ini, dia diarahkan untuk motor BMW R1250R atau RS.

SC Project juga bilang bahwa pencocokan untuk jenis motor lain akan diinfokan lebih lanjut di tahun depan. So, siap-siap!

Selamat Marquez… Terima Kasih Lorenzo…

 

Yeeeaaaaah, Marc Marquez menutup MotoGP Valencia 2019 dengan gelar juara dunia ke-3. Sebenarnya pun Marquez sudah menggenggam gelar ini sejak MotoGP Thailand.

Namun, momen di Valencia pun tidak ingin disia-siakan. Gaspol!

Sekalipun demikian, Marquez sempat berada di belakang Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) selama 7 lap.

Di tikungan 11, Marquez dengan kukuh menekan mental Quartararo hingga Rookie of the Year tersebut terpinggir ke grid.

Selanjutnya, Marquez menjaga jarak detik hingga Honda RC213V-nya yang menggunakan knalpot SC Project finsih diikuti wheelie.

Ia mengukuhkan 25 poin dengan catatan waktu 41 menit 21,469 detik atau selisih 1 menit 0,26 detik dari Quartararo dan 2 menit 4,09 detik dari Miller (Ducati Pramac Racing).

Satu yang ditunggu-tunggu adalah momen selebrasi. Soalnya, bukan cuma jadi perayaan kemenangan bagi Marquez. MotoGP Valencia 2019 juga jadi momen penutup karier balap Jorge Lorenzo yang baru-baru ini menyatakan pensiun.

Satu momen yang tercatat adalah Jorge Lorenzo terlihat mengambil bendera bertuliskan “Lorenzo Land” dan memasangkannya di depan penonton.

Ah, thank you Lorenzo. Selamat Marquez.

Helm HJC yang Terkenal di MotoGP Pakai SNI

 

Helm HJC terkenal sebagai satu part penting di MotoGP. Cal Crutchlow sama Andrea Iannone adalah dua dari sekian rider yang percaya sama pelindung kepala satu itu.

Brand ini sekarang masuk Indonesia, masuk di area apparel DuniaMotor.com, dan secara resmi diluncurkan Juragan Helm. Bukan cuma itu, sekarang di bagian belakangnya ada embose tulisan SNI.

Yes. SNI. Hebat juga sebenarnya ceritanya. Soalnya perjuangan supaya HJC masuk Indonesia dengan label SNI ini udah dari tahun 2017.

Setelah ini dan itu, tahun 2018 bulan Mei, Juragan Helm masuk tahap audit SNI untuk HJC di pabrik Korea. Buat yang belum tahu, HJC Korea sudah ada dan nabung pengalaman sejak 1971.

Beres audit SNI di Korea, helm dites di Bandung tepatnya September 2018. Tes-nya sendiri diadakan di B4T Bandung. Setelah proses demi proses, baru bulan September 2019, HJC versi SNI rampung dan mendarat di Jakarta.

Apa sih hebatnya HJC? Apa bedanya yang SNI?

Sebenarnya kalau Cal Crutchlow sama Andrea Iannone aja udah pakai, berarti standarnya memenuhi regulasi buat ikut balapan roda dua paling bergengsi di dunia ini.

Basic-nya, helm ini udah memenuhi regulasi ECE dan DOT. Batoknya sebisa mungkin dibikin enteng sekaligus memeuhi aturan benturan berdasarkan dua standar tadi.

Kalau kamu gendong aja, rasanya pasti tahu kalau ini adalah helm berkualitas. HJC tipe RPHA sendiri batoknya dibuat dari campuran antara carbon dan carbon-glass hybrid fabric. Totalnya 5 lapis jadi satu kayak burger, dan dinamai dan omposit spesial Premium Integrated Matrix standar aerospace.

Lalu dia punya visor dengan RapidFire, sistem copot-pasang mudah & aman karena berbingkai. Di bagian ujung visornya terdapat pengunci visor agar tidak mudah terbuka

Standar keselamatan sirkuit dengan ikat dagu DD ring, sementara interior sejuk didukung jalur Multicool, pakai bahan dalam anti-bakteri. Ventilasi depan, sisi depan, dahi, atas, buangan belakang, bawah belakang. Di sini, visor darksmoke dan anti-fog sudah termasuk.

 

RPHA ini terdiri dari RPHA 11 (buat balap), RPHA 70 (double visor), sama RPHA 90 (modular). Semuanya udah pakai SNI.

Apa bedanya? Pertama, bahan batoknya lebih tebal untuk mengakomodasi standar SNI yang secara norma mengakomodasi standar dari Inggris, Jepang, dan Eropa. Untuk RPHA11 Pro ini sudah SNI, ECE, DOT.

Kedua, busa pipinya yang non-SNI ketat banget. Yang SNI ikuti kepala Asia yang cenderung bulat. So, helm ini cocok banget sama rider Indonesia.

SPESIFIKASI
– Batok komposit spesial Premium Integrated Matrix standar aerospace
– Visor dengan RapidFire, sistem copot-pasang mudah & aman karena berbingkai
– Pengunci visor agar tidak mudah terbuka
– Deflektor hidung
– Bisa untuk yang berkacamata
– Aerodinamis untuk kecepatan maksimal
– Pandangan luas
– Ikat dagu DD ring
– Interior sejuk Multicool
– Bahan dalam anti-bakteri
– Visor darksmoke dan anti-fog sudah termasuk
– Ventilasi depan, sisi depan, dahi, atas, buangan belakang, bawah belakang

HARGA
HJC RPHA 11 (Helm Balap)
Rp 4.700.000 (Solid)
Rp 5.400.000 (Graphic)
Rp 6.100.000 (Iannone Edition)
Rp 6.700.000 (Crutchlow Edition)

HJC RPHA 70 (Double Visor)
Rp 4.800.000 (Solid)
Rp 5.500.000 (Graphic)
Rp 5.850.000 (Graphic/Balius)

HJC RPHA 90 (Modular)
Rp 5.600.000 (Solid)
Rp 6.150.000 (Graphic)

KONTAK
DUNIAMOTOR
Jakarta Garden City
Rukan The Avenue No.8055,
Kec. Cakung, Jakarta 13910

TELEPON:
(021) 22466076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)

Kawasaki Vulcan Pakai Box SHAD, Bikin Ganteng Dadakan

Kawasaki Vulcan masuk pasar Indonesia buat rider dalam negeri yang mau sepeda motor cruiser tapi tidak terlalu besar-besar amat.

Posisi duduk, desain, handling pun akhirnya coba memenuhi keinginan itu. Apalagi motor ini bisa menyesuaikan diri dengan tinggi rider. Kemampuan ini berwujud ERGO-FIT dan punya tiga pengaturan posisi.

Ada “Extended Reach” untuk mereka yang punya tinggi 6 kaki 1 inci atau lebih. Terus ada “Mid Reach” untuk tinggi badan 5 kaki 7 inci, dan satu lagi “Reduced Reach” untuk yang punya tinggi 5 kaki 6 inci atau di bawahnya.

Perubahan posisi duduk ini dilakukan dengan pilihan maju-mundur jok, tinggi-rendah jok, maju-mundur pijakan untuk kaki hingga 1 inci, dan tinggi-rendah setang sepeda motor.

Buat yang merasa ada kekosongan di area belakang supaya bikin motor ini makin kekar, solusinya bisa pasang box SHAD. Nah, hasilnya ganteng total n dadakan.

DuniaMotor.com yang jadi rumah juga buat SHAD siap dengan box ini. Silakan lihat sendiri hasilnya.

Dia dipakaikan box kanan-kiri dan didudukkan pada braket, makanya solid. Bracket buat Kawasaki Vulcan? Yes. Ini plug and play, dan tampil pakai SHAD SH36. Keren, kan.

HARGA
SHAD SH36

Box
Rp 3.500.000

Bracket
Rp 1.400.000

Mau lihat SHAD lainnya? Cek Instagram DuniaMotor.com atau cari hashtag #dmshadcase

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Senin – Jumat : 09.00 – 17.00

Tlp: 021 2246 6076
0818 CALL DM (2255 36)
0818 HALO DM (4256 36)
Line ID: @duniamotorcom

Nikmati cicilan 0% x12bulan disini :
BLIBLI: Dunia Motor
TOKOPEDIA: duniamotorcom-DM
BUKALAPAK: DuniaMotorcom

Obat Ganteng Motor, Tabung Minyak Rem CNC Italia….

Produk ori untuk motor-motor sport sekarang bisa dilihat dari keluaran brand Italia, CNC Racing. Material yang dipakai sesuai sama ekspektasi buat tampil keren. Soalnya anti setengah-setengah.

Tabung minyak rem CNC Racing ini unik. Bukan bundar, tetapi agak segitiga. Proses tampilannya di-anodize supaya tahan karat dan tidak gampang baret.

Universal juga. Cocok untuk semua motor yang sudah pakai fluid tank. Sepaket sudah termasuk 2 macam bracket jadi tinggal pakai mana yang cocok.

Selain untuk tabung minyak rem, bisa juga untuk tabung minyak kopling. Ukurannya pun ada dua: 25 ml dan 12 ml.

 

Minat? Cek di sini, Bro:

DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur 13910
Senin – Jumat : 09.00 – 17.00

Telepon: 021 2246 6076

0818 CALL DM (2255 36)
0818 HALO DM (4256 36)

0818 YAMAHA (926242
0877 KAWASAKI (5292 7254)

Line ID: @duniamotorcom

Nikmati cicilan 0 % x 12 bulan di sini :
BLIBLI: Dunia Motor
TOKOPEDIA: duniamotorcom-DM
BUKALAPAK: DuniaMotorcom

Kawasaki Ninja 250 4 Silinder, Berapa Ya Harganya?

 

Bukan sulap bukan sihir, Kawasaki Ninja 250 4 silinder, yang udah jadi bocoran hampir gak berujung beberapa tahun lalu, akhirnya sekarang resmi luncur di Tokyo Motor Show 2019. 

Banyak hal berubah pastinya pada motor satu ini. Mesin sudah pasti berubah. Kawasaki Ninja 250 4 silinder atau Ninja ZX-25R kelas supersport ini bukan lagi cuma dua silinder, tapi jadi empat dan disusun segaris.

Enggak ada lagi, baru satu ini kalau di masa sekarang motor 250 cc tapi pakai empat silinder. Cam-nya ganda alias DOHC 16 katup buat mekanisme pembakaran di silinder yang total punya volume bakar 249 cc ini.

Satu yang bisa kebayang adalah, dia pasti galak banget a.k.a torsi penuh di putaran bawah-tengah.

Sasisnya sendiri digarap dari pengalaman Kawasaki memenangi seri-seri WSBK. Terus, sasis trelis-nya baru, hasil analisis Kawasaki soal dinamika terhadap konstruksi rigid.

Terkait sama desain itu, mereka akhirnya memutuskan untuk memakai suspensi depan SFF-BP kelas tinggi. SFF-BP ini kepanjangan dari Separated Front Fork – Big Piston.

Sekarang juga dia dipasangi kaliper depan monoblock, dan suspensi belakang horizontal. Suspensi belakang itu, janji Kawasaki, bakal kasih sensasi tersendiri saat menikung.

Bocoran info lainnya, Kawasaki Ninja 250 4 silinder juga pakai KTRC (Kawasaki TRaction Control), Power Mode selection dan KQS (Kawasaki Quick Shifter).

Terus, berapa harganya? Ini dia nih, Guys. Banyak banget yang baru. Artinya, budget menyesuaikan supaya bisa kasih lebih.

Buat perbandingan aja, Ninja 250 tahun 2019 sekarang dibanderol Rp 75.500.000. Pastinya Ninja 250 4-Silinder di atas itu, Guys. Dengar-dengar tembus Rp 100.000.000. Yang penting enggak lagi ngimpi.

 

SPESIFIKASI
– Mesin 4 silinder segaris
– Sasis trelis baru (pengembangan dari WSBK)
– Suspensi depan SFF-BP
– Kaliper rem depan monoblock
– Suspensi belakang horizontal
– Kawasaki Traction Control
– Power mode
– Kawasaki Quick Shifter

Mau inden?
Kontak DM.
Ready di 2020

Kontak:
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Senin – Jumat : 09.00 – 17.00

TELEPON
021 2246 6076
0818 CALL DM (2255 36)
0818 HALO DM (4256 36)
Line ID: @duniamotorcom

Menang Kontes Melulu, Sekarang Turun Pakai Honda ADV SC Project

Motor skutik makin kayak virus. Makanya kontes modifikasi khusus untuk motor non-ganti gigi ini juga merebak.

Nah, salah satu pesertanya adalah Rifky Hidayat @rifkyhidayat1350 yang ikut kontes khusus brand kayak Honda Modification Contest, Custom MAXI Yamaha, sampai Parjo.

Sekarang, Om Rifky main motor yang lagi hype, Honda ADV. Baru juga dateng, warnanya hitam, langsung dilabur warna candy dan dibawa ke DuniaMotor.com di Jakarta Garden City untuk pasang SC Project.

SC Project Italia yang namanya sering ada di MotoGP? Yes, dan pastinya original. Unitnya datang langsung dari Italia dan merupakan hasil riset DuniaMotor.com bareng SC Project.

Satu set SC Project ini dilego Rp 4.750.000 dan jadi aset buat kontes. Om Rifky sendiri bilang kalau kontes sudah pasti makan biaya.

“Biaya modifnya kalau XMAX-XMAX gitu bisa gila, satu motor bisa sampai Rp 150 juta. Aerox saya sendiri sampai Rp 70 juta,” kata dia.

Parjo tahun lalu, Om Rifky yang pakai Yamaha Aerox juara I di CustomMaxi dan dapat penghargaan untuk kategori racing look.

Nah, waktu turun dengan ADV sekarang, suguhan di motornya memang serba ramai. Tapi full sebenarnya itu hanya bodi, dan spion.

“Shock masih asli cuma ditutup. masih Showa. Kayak master rem masih pertahankan Nissin. Kalau knalpot arahnya kalau enggak Arrow atau SC. Kalau Arrow sudah sering banget,” bebernya menjelaskan kenapa akhirnya pilih SC Project.

Tapi bukan cuma itu, SC Project yang dia pakai mesti yang orginal. Jadi, menurut dia, juri punya pertimbangan sendiri untuk produk original yang dipakai.

“Menurut gua, daripada lo pasang apa, terus ditempelin stiker apa. Yang aslinya aja kan,” kata dia. Yah, piala udah kasih bukti sih.

Lagian, coba deh kapan-kapan main ke DM, dan timbang sendiri knalpot SC Project yang dibuat untuk Yamaha Aerox, Honda ADV, Yamaha NMAX, Yamaha R15, R25, Suzuki GSX150, sampai Kawasaki Ninja 250 ini. Bobotnya sama kayak guling bantal ruang tamu.

 

SC Project Honda ADV
Rp 4.750.000

SPESIFIKASI
– ENTENG BANGET!!!
– Bobot silincer 1,2 kg
– Bobot full system 1,9 kg
– Bodi silincer carbon matte
– End cap aluminium (GP EVO)
– End cap carbon glossy (GP Tech)
– Panjang silincer 37 cm
– Diameter silincer 31 cm
– Header buatan Kawahara (Indonesia)
– Silincer asli Italia

* Cuma ada di Indonesia
** Beli sekarang, atau kehabisan dan tunggu lagi dari Italia

DUNIAMOTOR
Jakarta Garden City
Rukan The Avenue No.8055
Cakung, Jakarta Timur 13910

TELEPON: (021) 22466076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
Line: @duniamotorcom

HJC RPHA 90, Helm Sport Double Visor Model Modular

Pasti pada tahu kan, HJC jadi andalan MotoGP khususnya rider Cal Crutchlow dan Andrea Iannone. Konsepnya memang sport, tapi produsen helm asal Korsel ini juga bikin helm modular, yang artinya bisa terangkat sebagian.

Terangkat sebagian? Yes. Kalau kita tour jauh atau biasa di jalan dan butuh udara full tiba-tiba, tapi juga butuh fungsi helm tertutup full face, maka HJC RPHA 90 modular ini jadi pilihan.

HJC RPHA 90 adalah bagian dari seri helm dengan material cangkang campuran karbon dan kaca-karbon hibrida sehingga enteng tapi kokoh (teknologi Premium Integrated Matrix). Sudah tes aerodinamika di wind tunnel.

Ikat dagu model DD ring dan punya sistem tarik darurat di busa pipi, HJC RPHA 90 pakai busa lepas-pasang yang bisa dicuci dan material interior anti-bakteri plus anti-bau.

HARGA
HJC RPHA 90
Rp 5.600.000 (Solid)
Rp 6.150.000 (Graphic)

SPESIFIKASI
– Double visor
– Batok Premium Integrated Matrix
– Visor siap anti-fog
– Lepas-pasang visor sistem cepat
– Busa lepas-pasang untuk dicuci
– Material interior anti-bakteri
– Pengunci unik untuk visor
– Ikat dagu DD ring
– Sistem tarik darurat di busa pipi

 

SILAKAN MAIN KE:
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910
Senin – Jumat : 09.00 – 17.00
Tlp: 021 2246 6076
0818 CALL DM (2255 36)
0818 HALO DM (4256 36)
Line ID: @duniamotorcom

Nikmati cicilan 0% x12bulan disini :
BLIBLI: Dunia Motor
TOKOPEDIA: duniamotorcom-DM
BUKALAPAK: DuniaMotorcom

Honda ADV Box SHAD Tampil Sport Touring, Hasilnya Ganteng

Honda ADV memang disuguhkan sebagai skutik adventure yang tentu diarahkan juga buat penyuka touring.

Untuk membuatnya tampil ala sport dan makin kental sisi touring-nya, beberapa hal bisa disematkan.

Sematan ini pun sudah barang tentu masih segar. Sebab, ADV masih tergolong motor baru yang juga sedang hype.

Misalnya saja, set box siap touring keluaran SHAD Spanyol dan knalpot sport original Italia, SC Project yang semuanya plug and play.

Kedua brand ini dibuat secara khusus untuk skutik tersebut dan hadir di DuniaMotor.com. Masing-masing pun punya keunggulan.

“SHAD ini kan dulu OEM untuk BMW sampai KTM. Sekarang dia buat khusus untuk ADV dan uniknya bebas lepas-pasang braket kalau mau top box belakang saja, atau mau untuk sisi kanan-kiri saja,” imbuh Bro Ron dari DuniaMotor.com di Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur.

Soal knalpot sport SC Project yang terkenal di MotoGP, DuniaMotor.com memang membuatnya spesial untuk Indonesia dan asli alias original dari Italia.

Budget friendly, knalpot tersebut menggunakan silincer bodi karbon yang bobotnya hanya sekitar 2 kg sehingga kerja motor menjadi lebih ringan.

“Harga SC Project untuk ADV ini Rp 4.750.000 sudah full system. Jadi enggak usah pusing custom-custom header atau slip on lagi,” kata Bro Ron.

Sementara itu, SHAD dijual dalam satu set dan juga terpisah. Box atasnya yang bertipe SH40 (kapasitas 40 liter) dan berukuran 49,2 x 29,6 x 42,5 cm dilego Rp 1.900.000 sudah termasuk braket.

Untuk box samping berkode SH23 dilego Rp 2.645.000 sudah kanan dan kiri plus braket masing-masing. Semuanya punya smart lock system dan siap tarik dan tenteng ibarat koper.

PRICE LIST

Box
SHAD  SH40 (40 liter)
Rp 1.900.000

Box samping SH23 (kanan-kiri)
Rp 2.645.000

 

Knalpot
SC PROJECT GP TECH/EVO
Rp 4.750.000 full system

Motor
HONDA ADV
Rp 33.651.000 (CBS)
Rp 36.651.000 (ABS)

 

DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910
Senin – Jumat : 09.00 – 17.00
Tlp: 021 2246 6076
0818 CALL DM (2255 36)
0818 HALO DM (4256 36)
Line ID: @duniamotorcom

Nikmati cicilan 0% x12bulan disini :
BLIBLI: Dunia Motor
TOKOPEDIA: duniamotorcom-DM
BUKALAPAK: DuniaMotorcom

Tren Interkom Helm Motor, Muncul Teknologi “Mesh” Versi Murah

Mainan baru buat helm kini makin menjadi dengan adanya interkom helm. Bentuknya kecil, dan terpasang di sisi helm, dan bikin berkendara jadi lebih seru.

Pasalnya, dari benda kecil itu, pengguna motor bisa bertelepon, mendengarkan musik, bahkan ngobrol dengan pengendara motor lain pengguna interkom, tanpa pulsa, serupa dengan walkie talkie. Karena benda yang dimensinya di kisaran 10 cm ini menempel di helm, maka tangan pengendara dominan tetap di handel.

Salah satu interkom yang banyak beredar di Indonesia adalah Sena. Produk global interkom Bluetooth asal Amerika Serikat ini dari tahun ke tahun menyuguhkan model-model baru dengan sejumlah pembaruan dan tambahan fitur.

Sena sendiri pada mulanya terkenal sebagai interkom dengan akses komunikasi melalui Bluetooth. Sejumlah model yang dipasarkan seperti 20S Evo dan 30K bisa menjangkau komunikasi hingga ratusan meter bahkan satu kilometer lebih, asalkan di area terbuka.

Kini teknologi akses komunikasi mulai melirik “mesh”. Perbedaannya, jika Bluetooth perlu proses untuk membuka jalur komunikasi bebas atau disebut “Bluetooth pairing”, teknologi “mesh” justru tersambung otomatis.

Jejaringnya bahkan lebih bebas karena sekali berfungsi dan belum disetel secara khusus, maka siapa saja yang menjadi pengguna “mesh” bisa berkomunikasi dengan segera. Jumlah rider yang bisa terkoneksi diklaim tanpa batas alias “unlimited”.

Sena sendiri sudah memasangkan “mesh” ini di interkom tertinggi mereka, Sena 30K. Pada modul interkom tersebut, Sena menambahkan satu tombol di luar tombol akses antar-interkom (jog dial) dan tombol telepon (phone button). Di 30K, tombol khusus “mesh” itu terletak di atas di balik antena yang selain fungsional juga estetis.

Yang termutakhir, “mesh” itu bukan hanya terpasang di 30K. Kesannya, Sena membuatnya jadi mudah dan murah karena perangkat “mesh” itu dijual terpisah dalam bentuk adapter.

“Pasang di handel motor, atau copot dan masukkan ke saku, maka para pemakai interkom Sena yang belum punya ‘mesh’ atau belum beli Sena 30K akhirnya bisa merasakan teknologi mesh ini,” kata Ronald Sinaga alias Bro Ron dari DuniaMotor.com yang menjadi perwakilan Sena di Indonesia.

Perangkat berharga Rp 2.500.000 ini bisa dipasang di handel motor karena disertai sabuk karet. Pemasangannya sebagai adapter interkom Sena non-mesh pun cukup dengan proses seperti Bluetooth pairing interkom Sena ke interkom Sena lainnya. Dengan begini, interkom helm motor versi mesh sekarang bisa lebih ramah kantong, apalagi buat yang sudah punya Sena Bluetooth.

 

SENA +MESH
Rp 2.500.000

SPESIFIKASI
– Adaptor Bluetooh ke mesh
– Memungkinkan Sena berbasis Bluetooth terhubung Sena  mesh (30K)
– Hanya dengan menekan satu tombol
– Pengguna Sena sebanyak-banyaknya, koneksi lebih stabil
– jangkauan 800 meter

KONTAK
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910
Senin – Jumat : 09.00 – 17.00
Tlp: 021 2246 6076
0818 CALL DM (2255 36)
0818 HALO DM (4256 36)
Line ID: @duniamotorcom