Bimota Mesin Kawasaki H2 Bisa Dipesan di Indonesia? Motor 2 Swing Arm yang Cara Beloknya Unik

JAKARTA, DUNIAMOTOR.com – Sudah pernah lihat Bimota Tesi H2 atau Tera? Motor ini unik karena memakai 2 swing arm depan-belakang–sehingga cara belok roda depannya pun ajaib.

Apa sih keunggulan cara belok dengan sistem “hub-steer”–yang dipatenkan Bimota seperti ini?

Jadi, para prinsipnya, swing arm depan tersebut tetap hanya bisa naik-turun. Namun, bagian ujungnya memiliki mekanisme agar roda depan bisa belok atau pivot.

Nah, area pivot itu terhubung ke fork yang terhubung lagi ke atas dengan setang atau handlebar. Namun, di antara fork tadi dan setang terdapat sebuah mekanisme tekuk.

Dengan desain seperti ini, setang tidak langsung bertemu roda. Efeknya, rider tidak akan menghadapi tekanan balik dari fork roda depan–baik saat belok maupun saat mengerem.

Di sinilah keunggulannya, otot tangan rider jadi lebih rileks. Tapi rasanya diklaim tetap stabil, dan pengereman tingkat tinggi pun tidak akan membuat rider terayun ke depan atau “dive” karena teknologi ini diklaim adalah evolusi sejak Bimota menerapkannya di tahun 1991.

Dengan minimalnya tekanan saat menukik ketika mengerem, maka waktu pengereman (termasuk saat akan menghadapi belokan) bisa lebih terlambat–alias lebih late-braking.

Terlepas dari late-braking yang akan memberikan keuntungan andaikata motor ini turun dalam balapan seperti MotoGP (walau versi awalnya pernah diuji untuk itu), motor hub-steer ini secara berturut-turut hadir dalam dua tipe, yakni sport fairing Bimota Tesi H2 dan Bimota Tera H2.

Nah, H2 tidak lain berkaitan dengan mesin Kawasaki H2, mesin supercharger andalan Kawasaki 998 CC 4-cylinder berdaya 200 HP.

Kawasaki memang membeli 49,9% saham dari Bimota Italia dan diumumkan pada 2019 lalu. Sisa saham pun saat itu disebut masih milik Bimota Italia. Adapun “Kawasaki” di sini lebih tepatnya Kawasaki Motors Europe dan Kawasaki Heavy Industries.

Saat pameran EICMA 2019 dan EICMA 2023, tipe Bimota mesin H2 muncul berturut-turut, yakni model sport fairing Bimota Tesi H2 dan model adventure Bimota Tera H2. Munculnya bahkan di tempat pameran Kawasaki (lihat foto resmi EICMA).

Apakah Kawasaki di Indonesia pun bisa menjual Bimota Tesi H2, misalnya? Nah ini yang menarik.

“Bisa, tetapi nunggu dulu ya kepastiannya,” ujar salah satu petinggi di Kawasaki Motor Indonesia.

Berapa ya harganya? Situs resmi Bimota sendiri memberikan harga saran untuk wilayah Italia bagi Bimota Tesi H2 sebesar EUR 64.000 atau Rp 1,1 miliar. Jika masuk Indonesia dan terkena pajak, maka bisa saja hingga tiga kali lipatnya.

Baca:
SENA 50C, INTERKOM HELM & KAMERA…. PUNCAK DARI GEAR MOTOVLOG

Klik:
TES SENA 50C TERPASANG DI HELM SAAT BERMOTOR DI JALAN

Kontak
DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Telepon
021 2246 6076
0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)

Berapa Sih Harga Busi Harley Davidson?

JAKARTA, DUNIAMOTOR.com – Mesin Harley Davidson kok seperti putus-putus larinya? Atau bahkan sudah susah untuk dinyalakan?

Gejala mesin mati salah satunya disebabkan oleh busi yang sudah harus diganti. Begitu pula bagi mesin sepeda motor Harley Davidson.

“Misalnya saat digas, rasanya seperti putus-putus, berebet. Pengapiannya udah enggak sempurna. Bisa juga mesin sama sekali tidak mau dinyalakan karena elektroda busi sudah lemah,” kata Ahmad Rifai, mekanik DuniaMotor.com.

Salah satu busi modern yang disediakan untuk berbagai macam tipe Harley Davidson adalah Brisk, yakni Brisk tipe BOR14LGS.

Kode LGS pada Brisk BOR14LGS busi Harley Davidson ini unik karena merupakan singkatan dari “Lamborghini Spark Plug”.

Memang, busi Brisk LGS dikembangkan sebagai “Lamborghini Spark Plug” karena kebutuhan mobil-mobil Lamborghini akan busi spesifikasi tinggi.

Apa keunikannya? Bagian kepala melengkungnya tidak ada. Efeknya, pengapian membentuk ring 1×360 derajat dan jauh lebih sempurna.

Busi Harley Davidson ini tersedia untuk Sportster 883 (2005-2009), Iron 883 (2010), Sportster 1200 S (2000-2003) sampai RoadKing (1998-2006) Electra Glide (1998-2005), FatBoy (1999-2006), Dyna SuperGlide (1998-2005) Dyna Streetbob (2005-2006) dan lainnya.

Harganya sedang diskon di DuniaMotor.com dari Rp 255.000 menjadi Rp 155.000 saja. Silakan klik link berikut untuk menikmati diskon (Busi Harley Davidson)


DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Senin – Jumat | 9.00 -18.00
Tanggal Merah | 11.00 – 17.00
Sabtu & Minggu | Tutup
Tlp: 021 2246 6076

0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
Line ID: @duniamotorcom

Tokopedia: duniamotorcom-DM
Shopee: duniamotorcom
Blibli: Dunia Motor
Bukalapak: DuniaMotorcom

Pesona Biru Pelangi di Header Knalpot Ninja 250 Titanium

JAKARTA, DUNIAMOTOR.com – Efek biru pelangi muncul dari header knalpot titanium di Kawasaki Ninja 250. Salah satunya untuk header knalpot R9 Ninja 250 FI satu ini.

Bahan titanium memang unik. Selain enteng dan lebih mudah melepas panas, dia juga bereaksi terhadap panas–sehingga menciptakan pesona biru pelangi di suhu tinggi.

Header knalpot R9 titanium Ninja 250 FI tersebut diperuntukkan bagi Ninja 250 FI tahun 2017 ke bawah (2014-2017), dan tersedia pula untuk Ninja 250 FI keluaran 2018 ke atas.

Knalpot R9 titanium Ninja 250 FI ini memang dibuat berbeda mengikuti kontur kolong Ninja 250 FI sesuai masing-masing tahun.

Perbedaannya termasuk posisi lubang sensor CO, yang kalau di Ninja 250 FI tahun 2014-2017 berada di kiri. Sementara lubang sensor CO untuk Kawasaki Ninja 250 FI (ahun 2018 ke atas berada di kanan.

Berapa ukuran lubang outlet dan inlet header knalpot R9 titanium Ninja 250 FI ini? Untuk ukuran outlet kira-kira sama-sama 42 mm dengan lubang inlet sekitar 40 mm.

Namun, jika mengikuti ukuran terujung, maka header titanium untuk Ninja 250 FI tahun 2014-2017 punya corong yang agak mengerucut dengan outlet 34 mm dan inlet sekitar 32 mm.

Artinya, terutama untuk header titanium Ninja 250 FI tahun 2014-2017 punya alternatif pilihan silincer atau muffler.

Harganya? Satu set dengan per Knalpot R9 Titanium Ninja 250 FI ini dibanderol dengan harga diskon 55 persen dari Rp 5.500.000 menjadi Rp 2.500.000.

Pembelian bisa dilakukan via e-commerce DuniaMotor.com di Tokopedia–untuk masing-masing header titanium Ninja 250 FI (klik  2014-2017) – (klik 2018).

DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Senin – Jumat | 9.00 -18.00
Tanggal Merah | 11.00 – 17.00
Sabtu & Minggu | Tutup
Tlp: 021 2246 6076

0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
Line ID: @duniamotorcom

Tokopedia: duniamotorcom-DM
Shopee: duniamotorcom
Blibli: Dunia Motor
Bukalapak: DuniaMotorcom

Dudukan Pelat Ramping Buntut Motor Yamaha R1

JAKARTA, DUNIAMOTOR.com – Ingin copot sepatbor belakang Yamaha R1 supaya ramping tapi tetap punya lampu sein? Dudukan pelat nomor versi ramping untuk dua motor ini pun khusus dibuat oleh New Rage Cycle.

Dudukan pelat berbahan aluminum dan berkelir hitam tersebut membuat bagian sepatbor Yamaha R1 bisa dieliminasi.

Lampu-lampu LED pun sudah terpasang di dalamnya secara built in. Fungsi LED ini sendiri akan menggantikan fungsi lampu sein—yang pada lampu bawaan di dua motor tersebut terlihat nongol di kanan-kiri.

Cocok untuk para pemilik Yamaha R1 tahun 2015, dudukan ber-LED ini sudah tinggal pasang atau plug and play (pnp).

Kabel-kabel sudah tersedia termasuk konektor, dengan posisi pasang membuka bagian jok belakang.

Dudukan pelat pun bisa dilipat. Ini juga jadi satu nilai tambah saat, misalnya, pelat nomor perlu dicopot untuk track day.

Harga khusus pun ditawarkan di duniamotor.com, yakni dari berharga Rp 2.880.000 menjadi Rp 2.100.000.

Pembelian bisa dilakukan via e-commerce DuniaMotor.com di Tokopedia (klik Yamaha R1).

DUNIAMOTORCOM
Jakarta Garden City
Rukan Avenue #8055
Cakung, Jakarta Timur
13910

Senin – Jumat | 9.00 -18.00
Tanggal Merah | 11.00 – 17.00
Sabtu & Minggu | Tutup
Tlp: 021 2246 6076

0818 CALL DM (0818 2255 36)
0818 HALO DM (0818 4256 36)
Line ID: @duniamotorcom

Tokopedia: duniamotorcom-DM
Shopee: duniamotorcom
Blibli: Dunia Motor
Bukalapak: DuniaMotorcom